Zhuzhou, Bharata Online - Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Zhang Guoqing, menyatakan bahwa Tiongkok akan semakin meningkatkan inovasi teknologi Sistem Satelit Navigasi BeiDou (BDS) agar dapat melayani pengguna global dengan lebih baik pada hari Selasa (15/9).

Zhang, yang juga merupakan anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, menyampaikan hal tersebut dalam pidatonya di KTT Internasional ke-5 tentang Aplikasi BDS yang diselenggarakan di Zhuzhou, Provinsi Hunan, Tiongkok Tengah.

Ia mengatakan bahwa Tiongkok bersedia bekerja sama dengan semua pihak untuk menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dan integrasi, koordinasi dan kerja sama, serta saling melengkapi demi manfaat bersama.

Ia menyebutkan bahwa Tiongkok akan memperkuat integrasi BeiDou dengan kecerdasan buatan (AI), internet satelit, dan teknologi lainnya, terus memajukan pembaruan dan peningkatan sistem, serta mendorong perkembangan industri BeiDou yang sehat dan tertib.

Zhang mengatakan Tiongkok akan berupaya meningkatkan aplikasi sistem tersebut dari segi cakupan dan kualitas layanan serta berkontribusi pada tata kelola global di bidang navigasi satelit.

Sistem BeiDou memberikan manfaat tidak hanya bagi rakyat Tiongkok tetapi juga bagi masyarakat di seluruh dunia. Menurut Zhang, BDS telah menyediakan layanan penentuan posisi, navigasi, dan penentuan waktu yang stabil serta andal bagi pengguna di seluruh dunia, didukung oleh peningkatan kinerja dan kualitas layanan yang berkelanjutan, serta perluasan skenario dan skala aplikasi yang terus bertambah.

BDS telah digunakan di berbagai bidang, termasuk transportasi, pertanian, kehutanan, perikanan, pemantauan hidrologi, prakiraan cuaca, dan penanggulangan bencana.

Sekitar 900 orang, termasuk pakar dan akademisi dari Tiongkok maupun luar negeri, pemimpin bisnis, pejabat pemerintah, dan perwakilan organisasi internasional, menghadiri upacara pembukaan KTT tersebut.

Wakil Perdana Menteri Tiongkok tersebut juga bertemu dengan Perdana Menteri Madagaskar, Mamitiana Rajaonarison, sebelum upacara pembukaan berlangsung.

Zhang menyatakan bahwa Tiongkok siap bekerja sama dengan Madagaskar untuk sepenuhnya mengimplementasikan konsensus penting yang dicapai oleh kepala negara kedua negara serta hasil-hasil dari KTT Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika (Forum on China-Africa Cooperation/FOCAC) Beijing tahun 2024.

Rajaonarison menegaskan kembali kepatuhan Madagaskar terhadap prinsip Satu Tiongkok, seraya menambahkan bahwa negaranya bersedia memperdalam kerja sama praktis dengan Tiongkok di berbagai bidang.