MANILA, Bharata Online - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, pada hari Rabu menyoroti pencapaian nyata Kemitraan Strategis Komprehensif Tiongkok-ASEAN dalam lima tahun terakhir, dan menekankan perlunya persatuan yang lebih besar antara Tiongkok dan ASEAN, dalam mengatasi tantangan dan ketidakpastian yang muncul.

Wang, yang juga anggota Biro Politik Komite Sentral PKT, menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri Tiongkok-ASEAN di Manila.  Ia menjabarkan empat bidang utama kemajuan, yang telah memperkuat hubungan antara Tiongkok dan ASEAN.

Yang pertama adalah kemajuan yang stabil dalam membangun komunitas dengan masa depan bersama dengan negara-negara tetangga. 

Kedua, kerja sama ekonomi dan perdagangan terus berkembang. Tiongkok dan ASEAN tetap menjadi mitra dagang terbesar satu sama lain selama enam tahun berturut-turut, dengan perdagangan bilateral melampaui $1 triliun pada tahun 2025.

Ketiga, Tiongkok dan ASEAN telah menunjukkan solidaritas di saat krisis. 

Keempat, pertukaran antar masyarakat telah berkembang secara signifikan. Wang mencatat, skema fasilitas visa khusus untuk negara-negara ASEAN, diperkenalkan untuk membuat perjalanan lintas batas lebih nyaman.

Sembari mengakui hasil yang bermanfaat dari kerja sama Tiongkok-ASEAN, Wang juga mengatakan, Tiongkok akan bekerja sama dengan ASEAN untuk memastikan, bahwa kemitraan mereka terus berfungsi sebagai mesin penggerak pembangunan dan revitalisasi Asia, model untuk kerja sama regional Asia-Pasifik, dan tolok ukur solidaritas dan penguatan diri negara-negara Selatan. (Sumber:  CGTN)