Kathmandu, Bharata Online - Gelombang keempat bantuan darurat dari Tiongkok tiba di Bandara Internasional Tribhuvan di Kathmandu, ibu kota Nepal, pada hari Selasa (8/9).

Kiriman tersebut diterima oleh Duta Besar Tiongkok untuk Nepal, Zhang Maoming, dan Menteri Sains dan Teknologi Nepal, Mahabir Pun.

Menurut Kedutaan Besar Tiongkok di Nepal, bantuan tersebut terutama mencakup hovercraft penyelamat, pompa pengendali banjir berbahan baja tahan karat dengan magnet permanen, baterai cadangan, lemari penyimpanan jenazah, lampu tenaga surya, dan berbagai perlengkapan lainnya.

Bantuan tersebut akan diangkut dari Kathmandu menuju wilayah-wilayah yang terdampak bencana. Kendaraan berpenggerak empat roda (4WD) akan digunakan di jalur yang masih dapat dilalui, sementara helikopter akan mendistribusikan bantuan ke lokasi-lokasi yang lebih terpencil. Di beberapa wilayah, drone Tiongkok yang mampu membawa muatan hingga 80 kilogram juga akan dikerahkan.

Tim penyelamat dari Tiongkok telah berada di lokasi untuk turut serta dalam operasi pencarian bersama pihak setempat, sementara data meteorologi dari satelit Tiongkok menyediakan informasi cuaca terperinci bagi wilayah-wilayah terpencil yang sulit dijangkau.

Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nepal menyatakan pada hari Selasa bahwa jumlah korban jiwa di pihak Nepal akibat bencana tanah longsor mematikan, yang dipicu oleh longsoran es dan batuan pada 26 Agustus 2026, telah mencapai 1.364 orang.