Shanghai, Bharata Online - Nilai kargo impor dan ekspor yang dikirim melalui rute pelayaran "Chancay-Shanghai" yang menghubungkan Tiongkok dan Peru telah melampaui 10 miliar yuan (sekitar 26,3 triliun rupiah), menurut data dari Bea Cukai Shanghai.
Berdasarkan data tersebut, total volume kargo telah mencapai 361.000 ton, dengan jenis barang yang diangkut bertambah dari 34 menjadi 75 jenis sejak rute ini mulai beroperasi pada tahun 2024.
Dibuka pada akhir tahun 2024, rute ini memangkas waktu perjalanan laut antara Tiongkok dan Peru dari kisaran 35–40 hari menjadi hanya 23 hari, sehingga mengurangi biaya logistik lebih dari 20 persen.
Pelabuhan Chancay, sebuah hub perairan dalam sekaligus pelabuhan hijau pintar pertama di Amerika Selatan, merupakan proyek kerja sama unggulan dalam Prakarsa Sabuk dan Jalan antara Tiongkok dan Peru.