Hong Kong, Bharata Online - Hingga hari Senin (10/8), Jalur Kereta Cepat Guangzhou-Shenzhen-Hong Kong telah mengangkut total kumulatif 20,054 juta penumpang lintas batas tahun ini. Menurut statistik terbaru dari departemen perkeretaapian Shenzhen, angka itu menandai pencapaian tonggak sejarah 20 juta penumpang yang diraih 11 hari lebih awal dibandingkan tahun lalu.
Rincian data menunjukkan bahwa jumlah penumpang yang bepergian dari daratan Tiongkok ke Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) mencapai 10,327 juta, sedangkan jumlah penumpang yang bepergian dari HKSAR ke daratan Tiongkok tercatat sebanyak 9,727 juta, yang mencerminkan arus penumpang dua arah yang ramai.
"Kami berencana mengajak anak pergi ke Disneyland selama liburan musim panas, sekaligus mengunjungi Victoria Harbour—tempat yang pernah dibaca anak saya di buku pelajarannya," ujar Wang, Wisatawan dari Provinsi Sichuan di Tiongkok Barat Daya.
"Karena kami datang menggunakan kereta cepat, perjalanannya jadi cepat dan nyaman," kata putri Ibu Wang.
"Kami akan kembali ke kampung halaman saya di Xiamen untuk perjalanan selama sekitar enam hari. Kami akan mengunjungi Pulau Gulangyu dan beberapa tempat lainnya, karena anak-anak saya belum pernah ke sana," kata Bapak Che dari HKSAR.
Data menunjukkan bahwa arus penumpang lintas batas mencapai puncaknya pada akhir pekan. Tahun ini, jumlah hari dengan arus penumpang harian yang melampaui 100.000 orang telah mencapai 63 hari, empat hari lebih banyak dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Sejak dimulainya musim perjalanan musim panas, arus penumpang di Jalur Kereta Cepat Guangzhou-Shenzhen-Hong Kong terus meningkat, dengan total 3,817 juta perjalanan penumpang yang terlayani, atau rata-rata 93.000 penumpang per hari. Secara khusus, pada tanggal 8 Agustus, jumlah perjalanan penumpang mencapai 136.000, mencetak rekor baru untuk arus penumpang harian tertinggi selama periode tersebut," kata Wei Liangyi, Kepala Tugas di Stasiun Kereta Shenzhen Utara.
Berdasarkan statistik dari Stasiun Umum Inspeksi Perbatasan Keluar-Masuk Shenzhen, hingga hari Kamis (13/8) pukul 18.00, jumlah orang yang keluar-masuk negara melalui pelabuhan Shenzhen tahun ini telah mencapai 182 juta jiwa, termasuk 5,2025 juta warga negara asing.
"Kami akan bepergian di Tiongkok, mengunjungi Guangzhou, Guilin, Dali, Lijiang, dan Shangri-La. Sangat mudah untuk bepergian menggunakan kereta cepat," ujar Wisatawan Prancis.
"Sejak awal tahun ini, Stasiun Inspeksi Perbatasan West Kowloon telah melayani lebih dari 1,07 juta perjalanan penumpang asing, meningkat 34,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara khusus, hampir 300.000 wisatawan asing telah memasuki negara ini dengan memanfaatkan kebijakan bebas visa, sebuah peningkatan sekitar 78 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," kata Wu Yanwen, Staf di Stasiun Inspeksi Perbatasan West Kowloon.