Seoul, Bharata Online - Kendaraan listrik (EV) buatan Tiongkok menyumbang lebih dari sepertiga dari total EV yang terjual di Korea Selatan pada paruh pertama tahun 2026, demikian dilaporkan Kantor Berita Yonhap pada hari Selasa (4/8).
Laporan tersebut, mengutip analisis terbaru yang dirilis Selasa oleh Asosiasi Otomotif dan Mobilitas Korea (KAMA), mengatakan bahwa pendaftaran EV buatan Tiongkok mencapai 69.513 unit dari Januari hingga Juni 2026, melonjak 178,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Laporan tersebut mengatakan, pertumbuhan tajam itu mendorong pangsa pasar EV Korea Selatan menjadi 35 persen pada periode Januari-Juni dari 26,8 persen setahun sebelumnya.
Menurut Kantor Berita Yonhap, lonjakan ini sebagian besar didorong oleh masuknya kendaraan Tesla Model Y dan Model 3 yang diproduksi di pabrik raksasa perusahaan di Shanghai, Tiongkok, sementara model dengan harga lebih rendah dari produsen EV terkemuka Tiongkok, BYD, dan kendaraan premium buatan Tiongkok dari produsen EV Swedia, Polestar, juga berkontribusi pada peningkatan tersebut.
Menurut laporan tersebut, produksi Tiongkok juga mengubah pasar mobil impor yang lebih luas di Korea Selatan. Antara Januari dan Juni, pendaftaran kendaraan yang diproduksi di Tiongkok melonjak hampir 128 persen dibandingkan tahun sebelumnya hingga mencapai 79.444 unit. Hal ini memberi Tiongkok pangsa pasar sebesar 41,2 persen berdasarkan negara produsen dan mendorongnya melewati Jerman untuk menjadi sumber impor utama untuk pertama kalinya.