Urumqi, Bharata Online - Kompetisi robot penjinak bom diadakan di kota Urumqi di Xinjiang, Tiongkok Barat Laut, pada hari Selasa (21/7) sebagai bagian dari kontes polisi khusus nasional yang dibuka sehari sebelumnya.
Dalam kompetisi tersebut, para peserta mengoperasikan robot beroda atau beroda rantai untuk melewati rintangan dan menjinakkan bahan peledak simulasi.
"Selama operasi nyata, kami memilih robot berdasarkan berbagai jenis medan. Robot besar memiliki pusat gravitasi yang tinggi saat menaiki tangga, sehingga rentan terbalik ke depan atau ke samping. Robot kecil lebih stabil di tangga dan memiliki mobilitas yang lebih baik, tetapi kekuatan cengkeramannya lebih lemah daripada robot besar," ujar Zhang Haijun, seorang peserta dari tim polisi khusus Xinjiang.
Setelah melewati rintangan, menangkap bahan peledak simulasi dengan akurat dan aman menggunakan lengan mekanik menjadi ujian besar lainnya bagi robot penjinak bom. Kesalahan sekecil apa pun dalam gaya atau sudut dapat memicu bahaya dalam situasi kehidupan nyata.
Petugas unit penjinak bom mengatakan mereka secara rutin berlatih mengendalikan robot untuk menangkap berbagai macam objek untuk melatih kemampuan penanganannya.
"Selama latihan harian, kami menggunakan telur mentah dan telur matang untuk berlatih. Kami mulai dengan benda-benda keras, kemudian secara bertahap beralih ke bola pingpong dan telur untuk meningkatkan keterampilan kami," jelas Zhang.