Beijing, Bharata Online - Menurut data yang dirilis oleh Administrasi Umum Bea Cukai atau General Administration of Customs (GAC) pada hari Selasa (14/7), impor dan ekspor perusahaan-perusahaan yang didanai asing di Tiongkok telah tumbuh selama sembilan kuartal berturut-turut.

Dalam sebuah konferensi pers pada hari Selasa (14/7) di Beijing, GAC juga mengatakan bahwa ada lebih banyak perusahaan yang didanai asing meningkatkan investasi mereka di Tiongkok.

"Pada semester pertama tahun ini, impor dan ekspor perusahaan investasi asing di Tiongkok mencapai 7,39 triliun yuan (sekitar 19.669 triliun rupiah), meningkat 17,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data dari Kementerian Perdagangan menunjukkan bahwa hampir 4.000 perusahaan tersebut meningkatkan investasi mereka di Tiongkok dalam lima bulan pertama tahun ini," ujar Lyu Daliang, Juru Bicara GAC ​​dan Direktur Departemen Statistik dan Analisis GAC.

"Pada semester pertama tahun ini, impor dan ekspor perusahaan investasi asing mencatat pertumbuhan dua digit, dan jumlah perusahaan dengan catatan impor dan ekspor meningkat hampir 1.000 dibandingkan tahun sebelumnya. Pada semester pertama tahun ini, impor dan ekspor R&D berikat perusahaan investasi asing tumbuh sebesar 15 persen, yang mencapai hampir 80 persen dari total Tiongkok dalam kategori ini. Di sektor informasi elektronik dan material baru, impor dan ekspor perusahaan investasi asing masing-masing tumbuh sebesar 57,4 persen dan 21,4 persen," lanjutnya.