Tianjin, Bharata Online - Pusat Kerja Sama Ekonomi Pelabuhan Tiongkok-SCO telah diresmikan pada hari Kamis (3/9) di kota pelabuhan Tianjin, Tiongkok Utara, menandai langkah baru dalam memperkuat hubungan ekonomi dan kerja sama antar-pelabuhan di negara-negara anggota Shanghai Cooperation Organization (SCO).
Pusat ini akan berfokus pada inovasi prosedur kepabeanan, kerja sama fasilitasi maritim, serta pengelompokan atau klasterisasi industri pelabuhan dan pelayaran. Tujuannya adalah membangun platform layanan komprehensif satu pintu untuk pertukaran perdagangan dan kerja sama industri antarnegara SCO, sekaligus memberikan dorongan baru bagi konektivitas regional dan pengembangan ekonomi pelabuhan-pelabuhan tersebut.
Sebagai hasil penting dari KTT SCO 2025 di Tianjin, Platform Kerja Sama Industri Hijau Tiongkok-SCO, Platform Kerja Sama Ekonomi Digital Tiongkok-SCO, dan Pusat Kerja Sama Pendidikan Vokasi dan Teknis Tiongkok-SCO telah didirikan di Tianjin, guna mendukung kerja sama yang lebih mendalam antarnegara SCO dalam bidang perdagangan, kolaborasi industri, dan pertukaran sumber daya manusia.
Pusat pelabuhan ini juga akan meningkatkan keterbukaan Tianjin dan membantu kota tersebut mempercepat upayanya untuk menjadi pusat keterbukaan tingkat tinggi di Tiongkok utara.
Menurut data Bea Cukai Tianjin, dalam tujuh bulan pertama tahun ini, nilai impor dan ekspor Tianjin dengan negara-negara anggota SCO lainnya mencapai 29,54 miliar yuan (sekitar 77,5 triliun rupiah), meningkat 8,6 persen secara tahunan.