Chengdu, Bharata Online - Pertemuan Menteri Digital dan AI APEC 2026 berakhir pada hari Kamis (23/7) dengan negara-negara anggota APEC berjanji untuk memperdalam kolaborasi dalam transformasi digital dan kecerdasan buatan di seluruh komunitas Asia-Pasifik.
Pertemuan menteri, sebagai platform penting untuk mempromosikan pertukaran dan kerja sama di sektor teknologi digital, informasi, dan komunikasi di seluruh kawasan Asia-Pasifik, diadakan pada hari Kamis (23/7) di Kota Chengdu, Provinsi Sichuan, Tiongkok Barat Baya.
Tuan rumah pertemuan, Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok, Li Lecheng, mengumumkan bahwa para menteri APEC yang hadir telah menyepakati Deklarasi Chengdu, yang berkomitmen untuk memastikan teknologi digital dan AI digunakan untuk kepentingan seluruh komunitas Asia-Pasifik.
Direktur Sekretariat Eksekutif APEC, Eduardo Pedrosa, mengatakan bahwa APEC selalu fokus pada bagaimana teknologi dapat memungkinkan perdagangan dan pembangunan.
"Selama lebih dari tiga dekade, ekonomi APEC telah bekerja sama untuk beralih dari konektivitas dasar ke broadband, ke transformasi digital, dan sekarang ke pertumbuhan yang didukung AI. Melihat kembali pencapaian ini membantu kita menjelaskan di mana kita berada saat ini. Kerja APEC di bidang ini tidak pernah hanya tentang teknologi. Ini selalu tentang apa yang dimungkinkan oleh teknologi. Perdagangan, partisipasi, produktivitas, layanan, ketahanan, pembangunan, konektivitas, dan peluang. Digital dan AI terintegrasi ke hampir setiap bagian agenda APEC," ujarnya.
Janet De Silva, Ketua Kelompok Kerja Digital dan Inovasi APEC, menyoroti pentingnya kebijakan pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat teknologi dapat dinikmati secara luas.
"Bisnis kita siap berinovasi. Masyarakat kita siap belajar dan beradaptasi. Modal investasi sudah siap. Pertanyaannya adalah apakah kebijakan kita siap membantu setiap bisnis dan setiap pekerja untuk sukses dalam ekonomi AI. APEC selalu berhasil dengan mengantisipasi perubahan ekonomi daripada bereaksi terhadapnya. Era digital pertama menghubungkan orang-orang. Era AI mengubah cara orang bekerja. Tugas kita sekarang adalah memastikan setiap bisnis dan setiap pekerja dapat memperoleh manfaat dari transformasi tersebut," katanya.