KUNMING, Bharata Online - China Railway Kunming Group Co., Ltd. pada hari Selasa mengatakan, Kereta Api Tiongkok-Laos telah menangani lebih dari 90 juta ton kargo sejak kereta api tersebut mulai beroperasi, dengan kargo lintas batas melebihi 21 juta ton.
Hingga Selasa pagi, jalur kereta api tersebut telah mengoperasikan lebih dari 80.000 kereta barang, termasuk lebih dari 23.000 kereta barang lintas batas.
Seorang pejabat dari Pusat Logistik Kunming dari China Railway Kunming Group mengatakan, jumlah kereta barang lintas batas yang beroperasi setiap hari, telah meningkat hingga mencapai puncaknya yaitu 23, sementara kapasitas angkut maksimum per kereta telah meningkat dari 2.000 ton menjadi 2.800 ton.
Jalur Kereta Api Tiongkok-Laos, yang dibuka pada Desember 2021 dan menghubungkan Kunming di barat daya Tiongkok dengan ibu kota Laos, Vientiane, telah berkembang dari koridor transportasi regional, menjadi jalur logistik internasional.
Saat ini, kargo yang diangkut melalui jalur kereta api mencapai 19 negara dan wilayah, termasuk Laos, Myanmar, Kamboja, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Jangkauan komoditas telah meluas dari hanya lebih dari 10 kategori pada awal operasi, kini menjadi lebih dari 4.000 kategori.
Otoritas kereta api di Tiongkok dan Laos telah memperkuat koordinasi transportasi barang, dan meningkatkan kapasitas serta efisiensi transportasi sejak beroperasi, sehingga mendukung pertumbuhan yang stabil dalam transportasi kargo lintas batas.
Kereta api tersebut telah menangani impor dan ekspor senilai 17,17 miliar yuan (sekitar 2,53 miliar dolar AS) pada semester pertama tahun 2026, melonjak 33,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. (Sumber: Global Times)