BEIJING, Bharata Online – Kepala Administrasi Umum Bea Cukai Tiongkok, Sun Meijun, dalam konferensi pers pada hari Rabu mengatakan, Tiongkok kini telah memberikan kebijakan tarif nol untuk 63 negara, seiring negara tersebut bergerak untuk lebih memperluas keterbukaan berstandar tinggi.
Sun mengatakan, otoritas bea cukai akan terus memperluas pasar yang beragam selama periode 2026 sampai 2030.
Pada bulan Mei yang lalu, Tiongkok mulai menerapkan perlakuan tarif nol yang diperluas, untuk impor dari semua 53 negara Afrika yang memiliki hubungan diplomatik dengannya.
Untuk memfasilitasi kebijakan tersebut, menurut Sun, Administrasi Bea Cukai telah memperkenalkan langkah-langkah, termasuk manajemen bea cukai berbasis risiko, prosedur akses pasar terintegrasi, dan perluasan jalur hijau untuk produk pertanian dan pangan. Pada paruh pertama tahun 2026, perdagangan Tiongkok dengan Afrika meningkat 19,6 persen secara tahunan.
Ke depannya, Sun mengatakan otoritas bea cukai akan memajukan implementasi langkah-langkah keterbukaan, dan perjanjian perdagangan berstandar tinggi, serta meningkatkan keselarasan dalam prosedur bea cukai, karantina, dan aturan asal barang. (Sumber : Xinhua)