Beijing, Bharata Online - Seorang pejabat perdagangan Tiongkok mengatakan pada hari Kamis (23/7) bahwa tim ekonomi dan perdagangan Tiongkok dan Amerika Serikat terus menjalin komunikasi erat mengenai pengaturan perdagangan.
Meng Huating, Direktur Jenderal Departemen Administrasi Investasi Asing Kementerian Perdagangan Tiongkok, menyampaikan pernyataan tersebut ketika menjawab pertanyaan tentang kemajuan pembentukan bursa perdagangan dan bursa investasi antara Tiongkok dan Amerika Serikat dalam konferensi pers di Beijing.
"Tim ekonomi dan perdagangan Tiongkok dan Amerika Serikat terus menjalin komunikasi erat mengenai pengaturan spesifik terkait struktur, fungsi, dan model operasional bursa perdagangan. Kedua pihak juga sedang menjajaki kerangka kerja untuk pengurangan tarif timbal balik yang mencakup produk senilai 30 miliar dolar AS (sekitar 539 triliun rupiah) dari masing-masing pihak," katanya.
"Tiongkok meminta masukan mengenai usulan pengaturan pengurangan tarif dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk perusahaan domestik, asosiasi bisnis, pemerintah daerah, dan asosiasi bisnis yang mewakili perusahaan yang didanai AS. Amerika Serikat juga meminta komentar publik mengenai dewan perdagangan dan pengaturan pengurangan tarif timbal balik. Kedua pihak akan menjaga komunikasi yang erat, menyelesaikan pengaturan pengurangan tarif untuk produk-produk tertentu sesegera mungkin, dan berupaya untuk mengimplementasikannya guna memperluas perdagangan bilateral lebih lanjut," lanjutnya.