Shanghai, Bharata Online - Kapal pesiar besar kedua yang dibangun di dalam negeri oleh Tiongkok, Adora Flora City, diserahkan kepada operatornya, Adora Cruises, sebuah perusahaan pelayaran patungan Tiongkok-Amerika, di Shanghai pada hari Jumat (6/11). Peristiwa ini menandai dimulainya fase baru bagi Tiongkok dalam pembangunan kapal pesiar besar secara berkelanjutan.

Kapal pesiar yang menampilkan ciri khas gaya Tiongkok itu dijadwalkan untuk memulai musim pelayaran perdananya dari Pelabuhan Kapal Pesiar Internasional Nansha di Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan.

Adora Flora City dibangun oleh Shanghai Waigaoqiao Shipbuilding Company, anak perusahaan dari China State Shipbuilding Corporation (CSSC). Pembangunan kapal pesiar ini dimulai pada Agustus 2022.

Menurut data proyek tersebut, dibandingkan dengan kapal pesiar besar pertama buatan dalam negeri Tiongkok, Adora Magic City, efisiensi konstruksi secara keseluruhan meningkat sebesar 20 persen.

Kapal baru ini berukuran lebih besar dengan peralatan yang lebih canggih di dalamnya. Tonase kotornya meningkat sebesar 6.400 ton menjadi 141.900 ton, dan panjang totalnya bertambah 17,4 meter menjadi 341 meter. Kapal ini memiliki 2.130 kabin tamu dan mampu menampung 5.232 penumpang dalam kapasitas penuh.

"Kapal pesiar besar kedua buatan dalam negeri kami ini mencatatkan pengurangan hampir empat juta jam kerja dibandingkan pendahulunya. Sebagai gambaran, pembangunan satu kapal sipil biasanya membutuhkan sekitar satu juta jam kerja. Pengurangan tenaga kerja manual ini sangat signifikan, dan efisiensi kerja meningkat dengan sangat pesat. Untuk kapal pesiar besar yang baru ini, waktu konstruksinya dipersingkat selama delapan bulan, dan tingkat lokalisasi untuk material interior telah mencapai 80 persen," ujar Chen Jianwei, Wakil Manajer Umum Shanghai Waigaoqiao Shipbuilding Company.

Chen Gang, Kepala Komandan Lapangan sekaligus Kepala Perancang Adora Flora City, mengungkapkan bahwa kapal pesiar besar merupakan salah satu proyek rekayasa sistem raksasa yang paling kompleks dalam sistem industri global.

Adora Flora City memiliki sekitar 25 juta komponen dan mendorong pengembangan bagi sekitar 1.500 pemasok pendukung di sektor hulu maupun hilir. Hal ini mencerminkan kekuatan industri yang komprehensif serta tingkat manufaktur yang maju di negara tersebut, tambahnya.

"Dari sisi penelitian dan pengembangan, kami telah membangun sistem penelitian dan pengembangan kapal pesiar, serta merampungkan penerapan dan verifikasi berbagai teknologi utama. Dari sisi konstruksi, kami telah menetapkan sistem desain dan standar untuk proses produksi. Dari sisi rantai pasok, kami telah mengembangkan sistem rantai pasok yang berbasis pada sirkulasi ganda, baik di dalam negeri maupun internasional. Kami akan menerapkan strategi paralel yang mencakup manufaktur, desain, serta penelitian dan pengembangan lintas generasi. Desain konseptual awal untuk kapal pesiar besar ketiga buatan dalam negeri Tiongkok pun telah dimulai," ujar Chen.

Setelah diserahterimakan, Adora Flora City akan menjalani pelayaran uji coba dan melaksanakan berbagai persiapan sebelum pelayaran perdananya. Kapal ini dijadwalkan tiba di Pelabuhan Kapal Pesiar Internasional Nansha pada 12 November tahun ini, dengan musim pelayaran perdana yang akan dimulai pada 22 November 2026.