Beijing, Bharata Online - Produsen baja utama Tiongkok menunjukkan kemampuan produksi yang lebih kuat pada bulan Agustus 2026 berkat stabilnya harga bahan baku utama, ungkap seorang pakar industri pada hari Selasa (18/8).
Fu Jing, Direktur Pusat Informasi Industri Metalurgi, menyampaikan hal tersebut saat membahas data terbaru produksi baja bulan Agustus 2026 dalam sebuah wawancara dengan China Central Television (CCTV) di Beijing.
Menurut data terbaru yang dirilis oleh Asosiasi Besi dan Baja Tiongkok (China Iron and Steel Association/CISA), perusahaan-perusahaan baja utama yang disurvei memproduksi rata-rata 1,973 juta ton baja mentah per hari pada 10 hari pertama bulan Agustus 2026, naik 5,8 persen dibandingkan periode sebelumnya.
CISA mengatakan produksi harian besi kasar (pig iron) juga mengalami tren peningkatan serupa.
"Akibat suhu tinggi dan curah hujan selama musim panas, permintaan hilir untuk baja terkait konstruksi masih relatif lemah. Permintaan baja untuk sektor manufaktur pun menunjukkan pola yang lebih beragam antar-sektor. Namun, harga bahan baku seperti bijih besi dan kokas telah stabil secara struktural pada bulan ini. Oleh karena itu, kesediaan perusahaan baja kita untuk melakukan produksi kembali meningkat," ujar Fu.
Ia juga menambahkan bahwa pemulihan ini juga didukung oleh kembali beroperasinya tanur tiup (blast furnace) setelah masa pemeliharaan, yang secara langsung mendorong peningkatan produksi baja mentah maupun besi kasar secara bulanan.