Beijing, Bharata Online - Tiongkok menyambut baik keputusan AS untuk tidak memperpanjang keadaan darurat nasional terkait Hong Kong, menyebut langkah tersebut sebagai langkah penting dalam mengimplementasikan konsensus yang dicapai selama konsultasi ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS, kata Kementerian Perdagangan Tiongkok (Ministry of Commerce/MOC) pada hari Jumat (17/7).

Keadaan darurat tersebut diumumkan pada tahun 2020 berdasarkan Perintah Eksekutif 13936 yang ditandatangani oleh Presiden AS.

Juru Bicara MOC mengatakan, selama konsultasi ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS di Madrid tahun lalu, Amerika Serikat membuat komitmen pada isu-isu termasuk Hong Kong dan investasi. Amerika Serikat baru-baru ini mengkonfirmasi kepada Tiongkok bahwa mereka tidak akan memperpanjang keadaan darurat nasional terkait Hong Kong setelah berakhir pada tahun 2026 dan bahwa Perintah Eksekutif 13936 akan diakhiri.

Menurutnya, mempertahankan kemakmuran dan stabilitas Hong Kong melayani kepentingan bersama Tiongkok dan Amerika Serikat. Ia juga menambahkan bahwa penyesuaian kebijakan AS terhadap Hong Kong ke arah yang positif juga memenuhi harapan yang lebih luas dari komunitas internasional.

Jubir tersebut mengatakan Tiongkok berharap Amerika Serikat akan menghormati konvensi internasional yang relevan dan konsensus yang dicapai oleh kedua belah pihak, menghormati kedaulatan Tiongkok dan supremasi hukum di Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR), serta memulihkan dan memperkuat hubungan ekonomi dan perdagangan normal dengan Hong Kong.

Ia juga menambahkan bahwa upaya tersebut akan berkontribusi positif dalam membangun hubungan Tiongkok-AS yang konstruktif dan stabil secara strategis.

Seorang Juru Bicara Pemerintah HKSAR juga mengatakan pada hari Jumat (17/7) bahwa keputusan AS menandai langkah penting dalam mengimplementasikan konsensus yang dicapai selama konsultasi antara Tiongkok dan AS.

Juru Bicara tersebut mengatakan bahwa menjaga kemakmuran dan stabilitas Hong Kong melayani kepentingan bersama Tiongkok dan Amerika Serikat, dan juga sejalan dengan harapan umum masyarakat internasional.

Pemerintah HKSAR mencatat perubahan positif dalam kebijakan AS terhadap Hong Kong ini dan berharap pihak AS akan menghormati kedaulatan Tiongkok dan supremasi hukum di HKSAR, serta melanjutkan dan memperkuat pertukaran ekonomi dan perdagangan normal dengan HKSAR.