BAHARTA ONLINE - Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dahsyat di Nepal telah meningkat menjadi 734 orang, dengan 2.498 orang masih hilang, kata pihak berwenang pada hari Minggu(30/8).

Menurut Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nepal (NDRRMA), jumlah korban tersebut tercatat pada pukul 09.00 waktu setempat pada hari Minggu.

Secara terpisah, Dewan Pariwisata Nepal mengatakan 261 wisatawan asing telah diselamatkan hingga pukul 18.00 pada hari Sabtu, dengan 320 orang masih hilang.

Di Nuwakot, salah satu daerah yang paling parah terkena dampak, tim penyelamat hanya berhasil membersihkan jalan sepanjang 50 meter yang terblokir antara hari Rabu dan Sabtu saat mereka berupaya menuju zona yang rusak parah.

Dengan curah hujan yang terus berlanjut dalam beberapa hari terakhir, tim penyelamat harus tetap waspada terhadap bencana sekunder lebih lanjut dan berulang kali memindahkan warga yang terkena dampak ke tempat yang lebih aman, kata petugas penyelamat setempat. Volume lumpur dan sedimen yang besar terus menghalangi akses, membuat upaya penyelamatan menjadi sangat sulit.

Banjir bandang dahsyat, yang dipicu oleh runtuhnya gletser di ketinggian yang lebih tinggi, menyapu Sungai Bhote Koshi di Nepal pada Rabu pagi. Bencana itu melanda tiga distrik, Rasuwa, Nuwakot, dan Dhading, meninggalkan kerusakan yang meluas. [sumber CCTV+]