Hangzhou, Bharata Online - Kacamata pintar kecerdasan buatan (AI) buatan Tiongkok semakin populer di dunia, mengubah cara konsumen berinteraksi dengan AI dalam kehidupan sehari-hari dan menandakan keunggulan negara tersebut dalam perangkat keras AI yang dapat dikenakan.

Tiongkok mengirimkan 2,46 juta kacamata pintar pada tahun 2025, meningkat 87,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut International Data Corporation (IDC), merek-merek Tiongkok menyumbang 23 persen dari pengiriman global.

Para pemimpin industri melihat lonjakan ini lebih dari sekadar angka, dengan pendiri Rokid memprediksi kacamata pintar akan menjadi perangkat AI yang menentukan bagi pengguna sehari-hari.

"Kacamata pintar atau kacamata AI akan menjadi perangkat terminal AI paling populer bagi pengguna akhir di era AI. Jadi, saya pikir ini akan semakin populer, jadi mungkin dalam tiga hingga lima tahun mendatang semua orang akan mengenakan kacamata AI," ujar Zhu Mingming, Pendiri dan CEO Rokid, sebuah perusahaan teknologi yang berbasis di Hangzhou yang mengkhususkan diri dalam Augmented Reality (AR) dan perangkat keras AI.

Munculnya AI multimodal memberikan momentum baru bagi kacamata pintar. Kacamata AR telah menjadi alat untuk penerjemahan, navigasi, pencatatan, fotografi, hiburan, dan bahkan bantuan waktu nyata.

Dan dalam skenario yang membutuhkan pengalaman visual yang lebih kaya, kacamata AR atau kacamata AR bertenaga AI menjadi portal untuk pekerjaan, hiburan, komunikasi, dan komputasi spasial.

"Produk ini adalah seri Xreal One Pro kelas atas kami saat ini, dan di bawahnya ada Xreal One S. Kedua produk ini didasarkan pada teknologi mesin optik yang kami kembangkan sendiri dan juga menggabungkan chip komputasi spasial yang baru saja kami sebutkan," kata Yang Shiqi, Direktur Pemasaran Xreal.

Industri kacamata pintar Tiongkok telah membangun fondasi perangkat keras yang kuat, dengan desain yang lebih ringan dan AI yang kini menjadi standar. Keragaman kacamata pintar membentuk masa depan industri ini, menurut seorang influencer teknologi.

"Ada kacamata XR, kacamata AR, kacamata AI, kacamata MR (Mixed Reality). Jadi ini adalah jenis kacamata yang sangat berbeda dan saya akan menggunakannya dalam skenario yang berbeda. Saya pikir AI benar-benar telah mendorong banyak merek, itulah masa depan," jelas Wang Hongcheng, seorang influencer teknologi.