Beijing, Bharata Online - Ekuador senantiasa bersedia menjadi sahabat baik bagi Tiongkok di seberang Samudra Pasifik, demikian disampaikan Presiden Republik Ekuador, Daniel Roy-Gilchrist Noboa Azin, dalam pertemuan dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada hari Selasa (18/8) di Beijing.

Noboa sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok mulai tanggal 16 hingga 23 Agustus 2026 atas undangan Xi. Ini merupakan kunjungan kenegaraan pertamanya ke Tiongkok.

Sebelum pertemuan di Balai Agung Rakyat, Xi menggelar upacara penyambutan bagi Noboa. Sejumlah besar wartawan Ekuador hadir untuk meliput acara tersebut.

"Di Ekuador, kami sangat mengagumi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Tiongkok. Pencapaian Tiongkok di bidang sains, teknologi, dan kecerdasan buatan sungguh luar biasa. Kami menantikan pertukaran yang berkelanjutan dan lebih terbuka dengan Tiongkok," ujar Vargas Salazar Jose Jonathan, Jurnalis Ekuador.

Dalam pertemuan tersebut, Xi mencatat bahwa tahun ini menandai peringatan 10 tahun kemitraan strategis yang komprehensif Tiongkok-Ekuador. Ia menambahkan bahwa terlepas dari bagaimana lanskap internasional berubah, Tiongkok senantiasa memandang hubungan Tiongkok-Ekuador dari perspektif strategis dan jangka panjang.

Xi mengatakan, Tiongkok siap untuk terus bekerja sama dengan Ekuador guna meningkatkan hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi rakyat kedua negara.

Menyebut Tiongkok sebagai mitra dan sahabat penting bagi Ekuador, Noboa mengatakan bahwa hubungan bilateral telah memasuki fase baru yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat kedua negara.

"Ekuador adalah negara yang masih sangat muda, dan banyak kaum muda kami yang masih kekurangan peluang. Namun, saya yakin bahwa jika kedua negara mempererat hubungan, hal ini dapat membawa transformasi bagi kaum muda dan manfaat bagi kedua belah pihak. Di bawah kepemimpinan hebat Presiden Xi, kami memandang Tiongkok dengan penuh kekaguman dan keinginan untuk belajar. Saya pastikan bahwa di seberang Samudra Pasifik, akan selalu ada sahabat baik seperti Ekuador," kata Noboa.