Shenzhen, Bharata Online - Pasar elektronik Huaqiangbei, kawasan komersial ramai di pusat teknologi Shenzhen, Tiongkok selatan, yang sering dijuluki sebagai "jalan elektronik nomor 1 di Tiongkok", kian banyak dikunjungi pembeli internasional yang datang ke negara tersebut demi produk-produk teknologi mutakhir.
Di pasar yang luas itu, pemandangan baru semakin sering terlihat sepanjang musim panas tahun ini: kelompok wisatawan mancanegara memadati toko-toko perangkat pencitraan pintar, memborong kamera canggih dan aksesorinya sebelum kembali ke negara asal.
Salah satu toko khusus peralatan pencitraan di pasar tersebut belakangan ini sering dikunjungi wisatawan asing yang mencermati perangkat-perangkat itu sebelum membelinya. Banyak dari mereka datang dalam rombongan terorganisir, khusus untuk membeli kamera guna keperluan pribadi maupun profesional.
"Saya membeli satu untuk diri sendiri, dan juga mendapatkan beberapa barang lain dari toko-toko lain. Menurut saya, ini akan sangat membantu karena saya bisa membuat video selama perjalanan," ujar wisatawan asal Brasil.
"Terkadang saya harus membuat video untuk memperlihatkan kepada pelanggan apa yang sedang kami kerjakan, kapan kami mengerjakannya, dan bagaimana proses penyelesaiannya," kata wisatawan lain asal Amerika Serikat.
Menurut para manajer toko di Huaqiangbei, kamera gimbal seukuran saku dan kamera aksi, yang mudah digunakan serta dilengkapi fitur penyuntingan pintar berbasis AI, menjadi produk yang sangat diminati oleh pembeli internasional.
Dai Liang, Manajer toko salah satu gerai produsen drone asal Tiongkok, DJI, di Huaqiangbei, mengatakan bahwa angka penjualan melonjak sepanjang tahun ini.
"Untuk lini produk perangkat fotografi genggam kami, penjualan meningkat 60 persen dari tahun ke tahun. Kini, pelanggan internasional mencakup sekitar 50 persen dari total pengunjung toko kami," ujarnya.
Kamera bukanlah satu-satunya kategori produk yang mengalami lonjakan penjualan. Para pemilik toko menyebutkan bahwa wisatawan asing juga semakin gemar membeli perlengkapan pencahayaan (lighting kits), mikrofon, serta berbagai jenis dudukan (mount) dan braket dalam jumlah banyak, bersamaan dengan pembelian kamera mereka.
Seorang wisatawan asal Pantai Gading mengatakan bahwa ia datang ke Huaqiangbei karena produk-produk di sana memiliki "kualitas bagus dengan harga menarik".
Huang Shaoxiong, seorang pedagang di Huaqiangbei, mencatat adanya perubahan signifikan pada profil pelanggannya.
"Dulu, pendapatan kami dari wisatawan mancanegara hanya mencakup sekitar 10 persen dari total penjualan. Sekarang, angkanya mencapai 25 hingga 30 persen," ungkapnya.
Seiring dengan peran Shenzhen sebagai tuan rumah pertemuan APEC tahun ini, kawasan Huaqiangbei telah meningkatkan layanan multibahasa, opsi pembayaran digital, dan fasilitas pengunjung demi melayani pembeli internasional dengan lebih baik.