Hefei, Bharata Online - Sejumlah besar proyek bernilai investasi tinggi telah disepakati dalam World Manufacturing Convention 2026 yang sedang berlangsung. Acara yang dibuka pada hari Minggu (20/9) di Kota Hefei, Provinsi Anhui, Tiongkok Timur itu menegaskan perannya sebagai wadah kerja sama manufaktur dan peningkatan taraf industri.
Sebanyak 790 proyek dengan total nilai investasi mencapai 363,41 miliar yuan (sekitar 969 triliun rupiah) telah ditandatangani dalam konvensi tersebut.
Berbagai laporan penelitian otoritatif, termasuk laporan mengenai "Tingkat Kapabilitas Transformasi Digital-Cerdas Manufaktur (2026)", juga telah dirilis.
Konvensi yang berlangsung selama empat hari ini berfokus pada industri baru dan industri masa depan, seperti kecerdasan buatan (AI), teknologi kuantum, dan embodied intelligence. Acara ini menghadirkan sepuluh area pameran utama, termasuk sektor kendaraan energi baru yang cerdas dan terhubung serta robotika, yang menampilkan pencapaian terkini dalam bidang manufaktur maju.
Lebih dari 900 perusahaan berpartisipasi dalam pameran ini, bersama dengan peserta yang berasal dari lebih dari 50 negara dan wilayah.