Beijing, Bharata Online - Kementerian Sumber Daya Manusia dan Jaminan Sosial Tiongkok menyatakan pada hari Rabu (22/7) bahwa situasi ketenagakerjaan perkotaan di Tiongkok secara umum tetap stabil pada paruh pertama tahun 2026, dengan terciptanya 6,95 juta lapangan kerja baru.
Kementerian tersebut mengatakan, jumlah lapangan kerja perkotaan baru tidak berubah dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara rata-rata tingkat pengangguran perkotaan yang disurvei berada di angka 5,2 persen dari Januari hingga Juni 2026.
Mereka juga mengatakan, selama periode tersebut, Tiongkok mengeluarkan subsidi asuransi pengangguran sebesar 3,6 miliar yuan (sekitar 9,5 triliun rupiah) untuk membantu menstabilkan lapangan kerja, subsidi perluasan lapangan kerja satu kali sebesar 900 juta yuan (sekitar 2,4 triliun rupiah), dan subsidi pelatihan keterampilan sebesar 1,2 miliar yuan (sekitar 3,2 triliun rupiah).