Tiongkok, Bharata Online - Sekitar 2 juta lansia penyandang disabilitas di Tiongkok telah menerima subsidi pemerintah untuk membeli layanan perawatan hingga saat ini, demikian diumumkan Kementerian Urusan Sipil negara tersebut dalam konferensi pers pada hari Kamis (30/7).
Subsidi tersebut tersedia bagi lansia yang telah dinilai memiliki disabilitas sedang atau lebih berat, berdasarkan kriteria yang mengevaluasi kemampuan mereka untuk melakukan aktivitas sehari-hari serta fungsi mental, sensorik, dan kognitif mereka.
Kementerian Urusan Sipil Tiongkok, pemerintah meluncurkan program subsidi nasional itu pada awal tahun ini, setelah beberapa bulan uji coba di beberapa wilayah terbatas. Sejauh ini, penyedia layanan perawatan lansia di seluruh Tiongkok telah mencatat lebih dari 6,5 miliar yuan (sekitar 17,4 triliun rupiah) dalam pembayaran layanan yang ditanggung oleh subsidi.
Kementerian tersebut memperkirakan bahwa program subsidi itu telah menghasilkan pertumbuhan sekitar 29 miliar yuan (sekitar 77,6 triliun rupiah) untuk sektor layanan perawatan lansia.