Shenzhen, Bharata Online - Para jurnalis yang menghadiri Asia-Pacific Media Forum (APMF) mengikuti tur malam khusus di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, pada hari Jumat (4/9), untuk menjelajahi perpaduan antara tradisi dan modernitas di kota tersebut.
Sebagai bagian dari tur malam bertema "Urban Texture" dalam rangkaian forum ini, para tamu internasional mengunjungi Museum Seni Guan Shanyue, tempat mereka melihat karya seni cetak yang terinspirasi oleh peradaban agraris Tiongkok.
Selanjutnya, para peserta menaiki bus wisata ikonik Shenzhen yang dijuluki "Red Fatty" untuk melakukan perjalanan malam, sembari menikmati pemandangan berbagai landmark kota yang tersohor dengan latar belakang gemerlap lampu kota.
"Menurut saya, Civic Center itu sebenarnya terlihat cukup menarik. Saya tertarik pada desain arsitektur dan bangunan yang tampak seperti sebuah landmark," ujar Andrew Drummond, Pemimpin Redaksi Australian Associated Press.
Asia-Pacific Media Forum, yang dimulai di Shenzhen pada hari Sabtu (5/9), menghadirkan lebih dari 400 perwakilan dari 42 negara dan wilayah, serta dari berbagai organisasi internasional dan badan-badan PBB.