Beijing, Bharata Online - Pada hari Senin (31/8), Kementerian Perdagangan Tiongkok dan enam instansi pemerintah lainnya merilis pedoman pelaksanaan untuk mendorong konsumsi komoditas selama periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030), yang memuat 20 langkah terarah.
Dalam upaya mendorong konsumsi barang tahan lama, dokumen tersebut menerapkan pendekatan komprehensif di sepanjang rantai pasok, termasuk menghapus langkah-langkah pembatasan yang tidak wajar dalam peredaran dan konsumsi mobil, menstandardisasi peredaran mobil bekas, meningkatkan daur ulang limbah peralatan rumah tangga, serta mengembangkan infrastruktur pengisian daya, guna mendukung peningkatan konsumsi komoditas berskala besar dalam jangka panjang.
Terkait peningkatan konsumsi kebutuhan sehari-hari, dokumen ini berfokus pada makanan, minuman, tekstil, dan pakaian, dengan menyerukan penguatan hubungan antara produksi dan penjualan pertanian, peningkatan kualitas minuman teh, serta perluasan pasokan produk budaya dan olahraga, demi memenuhi kebutuhan masyarakat yang beragam dengan lebih baik.
Dokumen tersebut juga membahas kebutuhan khusus lansia dan anak-anak, serta mendorong pengembangan produk yang ramah bagi lansia dan bayi.
Untuk membantu merek-merek legendaris meningkatkan kualitas dan meraih popularitas yang lebih luas, dokumen ini mengusulkan penciptaan produk trendi yang memiliki nilai budaya.
Dokumen ini juga mendorong konsumsi produk asing berkualitas tinggi dan produk butik internasional guna lebih memenuhi permintaan akan gaya hidup berkualitas.
Dalam upaya memperluas konsumsi barang-barang yang telah ditingkatkan kualitasnya, dokumen ini mengusulkan pengembangan aktif pasar bernilai 10 triliun yuan (sekitar 26.382 triliun rupiah) di sektor konsumsi ramah lingkungan, konsumsi cerdas, dan konsumsi kesehatan. Dokumen ini juga menyerukan promosi kendaraan energi baru dan peralatan rumah tangga hemat energi, penciptaan skenario penerapan konsumsi berbasis kecerdasan buatan (AI), serta pengembangan produk yang berorientasi pada kesehatan.
"Dokumen ini menetapkan langkah-langkah terarah dari berbagai dimensi, termasuk peningkatan kualitas pasokan, efisiensi peredaran, perluasan pasar, perbaikan lingkungan, dan pengembangan faktor pendorong, yang secara efektif memajukan perluasan serta peningkatan konsumsi komoditas sekaligus mendukung pembangunan ekonomi berkualitas tinggi," ujar Jiang Zhao, Peneliti Madya di Institut Peredaran dan Konsumsi di bawah naungan Institut Penelitian Kementerian Perdagangan Tiongkok.
"Semakin banyak produk baru, termasuk produk cerdas, yang kini menjadi kategori dengan pertumbuhan pesat dalam konsumsi komoditas, sehingga berpotensi mendorong pertumbuhan konsumsi secara keseluruhan," kata Zou Yunhan, Wakil Direktur Kantor Penelitian Makroekonomi di Pusat Informasi Negara (State Information Center) di bawah naungan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok.