Broughton, Bharata Online - Pasar penerbangan sipil Tiongkok diproyeksikan akan terus mencatat pertumbuhan jangka panjang yang kuat. Airbus memperkirakan adanya permintaan terhadap 8.830 pesawat penumpang baru dalam 20 tahun ke depan, yang mencakup lebih dari 20 persen permintaan global.

Airbus, produsen pesawat terbesar di Eropa, menyatakan bahwa peningkatan pendapatan rumah tangga dan percepatan urbanisasi mendorong maskapai penerbangan untuk memperluas jaringan mereka dari pusat-pusat penerbangan utama ke kota-kota yang lebih kecil, sehingga mengubah pola perjalanan domestik.

Jumlah perjalanan udara per kapita di Tiongkok diperkirakan akan meningkat dari 0,5 menjadi 1,4 perjalanan per tahun, sebuah lonjakan tajam yang mencerminkan kenaikan pendapatan dan perluasan jaringan maskapai. Kendati demikian, angka tersebut masih tertinggal dibandingkan pasar penerbangan yang sudah matang, yang mengindikasikan adanya potensi besar yang belum tergarap.

Para eksekutif industri menegaskan bahwa di tengah tantangan ekonomi global, sektor penerbangan Tiongkok tetap menjadi mesin pertumbuhan paling tangguh bagi penerbangan sipil dunia, sekaligus memperkuat peran sentralnya dalam membentuk masa depan industri ini.