Sydney, Bharata Online - Tiongkok mempertahankan posisinya sebagai sumber impor kendaraan terbesar Australia untuk bulan kelima berturut-turut pada bulan Juni 2026, dengan produsen mobil Tiongkok meningkatkan strategi luar negeri mereka dari ekspor produk murni menjadi operasi lokal holistik yang mencakup branding, distribusi, dan layanan.
Data dari Kamar Industri Otomotif Federal atau Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI) mengungkapkan bahwa sekitar 46.600 kendaraan buatan Tiongkok terjual di Australia pada bulan Juni 2026, yang menyumbang 35,5 persen dari total penjualan mobil baru di negara tersebut.
Hasil itu menandai bulan kelima berturut-turut Tiongkok memegang gelar sebagai asal impor kendaraan teratas Australia. Sementara itu, pangsa pasar kendaraan listrik baterai di Australia telah meningkat dari 8,4 persen pada bulan Januari menjadi lebih dari 23 persen pada bulan Juni.
Pengamat industri menunjukkan bahwa kenaikan harga minyak global, yang didorong oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah, semakin memicu minat dan permintaan konsumen Australia terhadap kendaraan energi baru. Akibatnya, ekspansi pesat merek mobil Tiongkok secara aktif membentuk kembali lanskap persaingan pasar Australia.
David Nasser, seorang dealer mobil Australia, mencatat pergeseran sentimen konsumen tersebut.
"Konsumen kini merasa jauh lebih percaya diri dengan mobil listrik buatan Tiongkok. Nilai uang yang didapatkan dari produk Tiongkok sangat luar biasa. Apa yang Anda dapatkan dengan uang yang Anda keluarkan adalah yang terbaik. Anda merasa tidak hanya membeli mobil, tetapi juga sebuah teknologi yang aman, andal, dan tampak bagus," ujarnya.
Saat ini, lebih dari selusin merek mobil Tiongkok telah memasuki pasar Australia. Selain terus meluncurkan model-model baru, perusahaan-perusahaan ini secara aktif menyempurnakan jaringan penjualan lokal, sistem layanan purna jual, rantai pasokan suku cadang, dan pusat pengalaman cerdas mereka.
Para pelaku industri berpendapat bahwa ini menunjukkan pergeseran strategis bagi produsen mobil Tiongkok di luar negeri: beralih dari sekadar mengekspor produk menuju pembangunan ekosistem komprehensif yang mencakup merek, saluran, layanan, dan teknologi.
Wu Baojun, Ketua Greentech, distributor merek mobil Tiongkok, menyoroti pentingnya pengembangan pasar jangka panjang.
"Merek otomotif Tiongkok telah meraih kesuksesan awal di Australia dan mengamankan pangsa pasar yang cukup besar. Ke depannya, membangun reputasi merek jangka panjang, serta memupuk loyalitas dan kepuasan pelanggan yang berkelanjutan melalui sistem layanan, dukungan suku cadang, dan jaringan purna jual kami, akan menjadi faktor terpenting bagi merek-merek Tiongkok untuk membangun pijakan jangka panjang di negara ini," katanya.