Beijing, Bharata Online - Pada hari Rabu (15/7), Tiongkok mengecam laporan terbaru Parlemen Eropa tentang situasi geopolitik di Asia Timur karena dianggap mencampuri urusan internal Tiongkok.
Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara, Zhu Fenglian, mengatakan laporan tersebut berisi pernyataan dan perbuatan yang keliru terkait wilayah Taiwan di Tiongkok ketika menanggapi pertanyaan media tentang dokumen tersebut pada konferensi pers di Beijing.
"Hanya ada satu Tiongkok di dunia, dan Taiwan adalah bagian dari Tiongkok. Inilah status quo yang sebenarnya di seberang Selat Taiwan. Laporan terkait yang dirilis oleh Parlemen Eropa merupakan campur tangan terang-terangan dalam urusan internal Tiongkok, dan kami dengan tegas menentangnya," ujar Zhu.
"Kami mendesak Parlemen Eropa untuk segera mengoreksi pernyataan dan perbuatan yang keliru terkait Taiwan dan menangani masalah terkait Taiwan dengan hati-hati dan tepat. Upaya pemerintah Partai Progresif Demokratik untuk melibatkan kekuatan eksternal agar mendukung tindakan provokatif mereka dalam mengejar pemisahan Taiwan pasti akan gagal," katanya.