New York, Bharata Online - Rakyat Suriah berhak membangun kehidupan baru dalam suasana damai dan stabil, dan negara tersebut tidak ditakdirkan untuk terus-menerus dilanda perang serta kekacauan, kata Wakil Tetap Tiongkok untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Fu Cong, pada hari Kamis (17/9).
Ia menyampaikan pernyataan tersebut dalam sidang Dewan Keamanan PBB mengenai situasi politik dan kemanusiaan di Suriah, seraya menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah transisi Suriah dalam meningkatkan pembangunan dan rekonstruksi.
Fu juga menyerukan kepada masyarakat internasional untuk terus memberikan bantuan kemanusiaan bagi negara yang dilanda perang tersebut serta memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang paling mendesak.
Fu juga menyoroti bahwa peringatan Hari Perdamaian Internasional yang akan datang pada tanggal 21 September mencerminkan harapan masyarakat internasional untuk mengakhiri konflik serta aspirasi bersama dunia akan perdamaian yang abadi.
Ia menegaskan bahwa pemulihan perdamaian dan stabilitas di Suriah serta kawasan Timur Tengah secara luas merupakan hal yang krusial bagi perdamaian dan pembangunan global.