Nanning, Bharata Online - Para ahli dan pejabat dari seluruh Asia Tenggara berkumpul pada hari Rabu (16/9) di Nanning, ibu kota Daerah Otonom Guangxi Zhuang di Tiongkok Selatan, untuk memajukan perikanan berkelanjutan dan teknologi akuakultur cerdas di Laut Tiongkok Selatan.

Lokakarya ini mempertemukan perwakilan dari Tiongkok, negara-negara ASEAN, serta organisasi internasional—termasuk Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) dan Network of Aquaculture Centres in Asia-Pacific (NACA), untuk berbagi pengalaman dan pencapaian ilmiah dalam pengembangan perikanan berkelanjutan di antara negara-negara di sekitar Laut Tiongkok Selatan.

Presentasi utama mencakup topik-topik seperti akuakultur laut dalam, peran teknologi cerdas dalam mendorong transformasi biru akuakultur di kawasan Asia-Pasifik, serta konservasi sumber daya hayati perairan di Tiongkok.

Dalam acara tersebut, South China Sea Fisheries Research Institute menandatangani nota kesepahaman mengenai kerja sama inovatif dengan Universiti Malaysia Terengganu.