Beijing, Bharata Online - Para penumpang mendapatkan pengalaman langsung dalam penerbangan rute komersial internasional pertama pesawat penumpang berukuran besar buatan dalam negeri Tiongkok, saat penerbangan CA723 yang menggunakan pesawat C919 lepas landas dari Beijing pada Rabu (12/8) sore menuju Ulaanbaatar, ibu kota Mongolia.

Pada Rabu (12/8) pukul 15.17, penerbangan CA723 berangkat sesuai jadwal dari Bandara Internasional Ibu Kota Beijing dengan membawa 111 penumpang.

Penerbangan tersebut mendarat dengan mulus pada pukul 16.58, menandai dimulainya secara resmi operasi komersial internasional terjadwal bagi pesawat buatan dalam negeri Tiongkok tersebut.

Upacara penyambutan dengan semprotan air (water salute) yang meriah digelar di bandara baru Ulaanbaatar, Mongolia. Para penumpang turun dari pesawat secara bertahap, menyaksikan pertunjukan tari etnik yang unik, serta disambut oleh iring-iringan petugas yang mengenakan pakaian tradisional Mongolia.

C919 adalah pesawat jet penumpang jarak jauh (trunk jetliner) pertama yang dikembangkan sendiri oleh Tiongkok sesuai dengan standar kelaikan udara internasional dan memiliki hak kekayaan intelektual independen.

"Saya sudah lama ingin terbang dengan pesawat penumpang besar C919 buatan dalam negeri ini. Kali ini, saya bepergian ke Mongolia dan kebetulan bisa menaiki penerbangan internasional pertama C919. Saya merasa sangat beruntung," ujar Wu, salah satu penumpang.

"Saya juga bekerja di bidang manufaktur peralatan. Kebetulan sekali kali ini saya bisa bepergian menggunakan peralatan buatan dalam negeri Tiongkok. Saya sungguh merasa bangga," kata Hu, penumpang lainnya.

"Kami telah melakukan persiapan matang terkait kondisi cuaca hari ini dan status pesawat, termasuk meninjau rencana kontingensi untuk situasi tak terduga apa pun. Pesawat ini telah beroperasi dengan sangat lancar dalam layanan reguler, dan saya yakin pesawat ini sepenuhnya mampu menjalankan rute komersial internasional kami," ujar Wang Yan, Kapten C919 dari Air China.

Hingga saat ini, pesawat C919 yang dioperasikan oleh Air China, China Eastern Airlines, dan China Southern Airlines secara kumulatif telah membuka 58 rute, melayani 26 kota, dan mengangkut lebih dari 7,5 juta penumpang. Sejak penerbangan komersial perdananya pada 28 Mei 2023, C919 telah tampil dalam berbagai pameran kedirgantaraan di luar negeri.