Beijing, Bharata Online - Festival film internasional pertama di Kazakhstan yang didedikasikan untuk kecerdasan buatan (AI), yaitu Astana AI Film Festival, akan diselenggarakan pada bulan Oktober tahun ini.

Tiongkok telah resmi menjadi mitra festival film AI tersebut, yang menandai babak baru dalam kerja sama bilateral di bidang pembuatan film berbasis AI dan industri kreatif digital.

Berambisi menjadi pemimpin global dalam industri pembuatan film berbasis AI, Astana AI Film Festival menyediakan total hadiah sebesar 1 juta dolar AS (sekitar 17,7 miliar rupiah).

Almas Zhali, salah satu pendiri sekaligus Ketua Dewan Astana AI Film Festival, mengatakan bahwa ia bertujuan membangun komunitas kreatif yang mempertemukan para pembuat film dari seluruh dunia untuk mendukung generasi penerus dalam produksi film.

"Langkah pertama adalah membangun komunitas, menemukan para kreator, dan merumuskan formatnya. Saya ingin mempertemukan insan kreatif dari seluruh dunia di satu tempat di Kazakhstan, memberikan mereka panggung yang layak, serta menciptakan wadah bagi generasi pembuat film masa depan. Saya berharap negara kita dapat menjadi panggung tersebut. Kami ingin hadiah ini memberikan dampak kreatif yang nyata, yakni memberikan sumber daya bagi kreator untuk mewujudkan karya selanjutnya—mungkin berupa perusahaan rintisan (startup) produksi atau perusahaan kreatif yang lebih terintegrasi dengan industri AI," ujarnya.

Pada bulan Juni lalu, Astana AI Film Festival menggelar acara promosi di Beijing dengan tujuan mempererat hubungan antara kreator Tiongkok dan Kazakhstan dalam bidang pembuatan film berbasis AI serta sektor kreatif digital.

"Kerja sama dalam pembuatan film berbasis AI merupakan cara yang tepat untuk menjembatani kesenjangan digital dari perspektif industri. Dengan memanfaatkan sumber daya teknologi nasional, kami melatih lebih banyak generasi muda untuk menggunakan perangkat digital guna meningkatkan produktivitas dan menciptakan nilai ekonomi," kata Chen Xiaohan, Wakil Manajer Umum Eksekutif Beijing Zhongguancun Tongli Technology Service Company.

Ke depannya, Beijing dan Astana akan memanfaatkan pusat-pusat digital lokal untuk terus mendorong inovasi dan pertumbuhan berkualitas tinggi dalam industri pembuatan film berbasis AI.