Xiamen, Bharata Online - Para pengusaha dan pejabat dari berbagai penjuru dunia telah berkumpul untuk menghadiri China International Fair for Investment and Trade (CIFIT) ke-26, yang resmi dibuka pada hari Selasa (8/9) di kota pesisir Xiamen, Provinsi Fujian, Tiongkok Timur.
Pameran yang berlangsung selama empat hari ini mempertemukan lebih dari 1.200 instansi pemerintah dan delegasi bisnis dari 129 negara dan wilayah, termasuk 48 dari 50 ekonomi terbesar dunia berdasarkan PDB.
Acara ini mengusung tema perluasan investasi dua arah dan promosi pembangunan global, serta disusun berdasarkan tiga pilar utama—"Investasi di Tiongkok," "Investasi Tiongkok ke Luar Negeri," dan "Investasi Internasional"—serta untuk pertama kalinya menetapkan dua negara tamu kehormatan, yaitu Finlandia dan Arab Saudi.
Menteri Urusan Ekonomi Finlandia, Sakari Puisto, datang ke Xiamen untuk menyampaikan pandangan bahwa keahlian industri Finlandia dan skala pasar Tiongkok merupakan paduan yang sangat serasi, seraya menyatakan keyakinannya akan besarnya peluang di masa depan.
"Total investasi perusahaan-perusahaan Finlandia di Tiongkok mencapai lebih dari 10 miliar euro (sekitar 204,57 triliun rupiah), bahkan 12 miliar euro (sekitar 245,48 triliun rupiah). Angka tersebut tergolong sangat besar. Tiongkok berkembang dengan sangat pesat, sementara perusahaan-perusahaan kami memiliki keahlian kelas dunia di bidang keberlanjutan, solusi industri mutakhir, dan manufaktur canggih. Dengan memadukan keahlian serta kualitas unggul tersebut dengan skala pasar Tiongkok dan kualitas perusahaan-perusahaan Tiongkok, saya rasa akan ada banyak peluang kerja sama di masa mendatang," ujarnya.
Morten Wierod, Presiden dan CEO ABB, perusahaan teknologi global yang bergerak di bidang elektrifikasi dan otomatisasi, menekankan pentingnya kehadiran secara langsung demi mengikuti laju perkembangan Tiongkok.
"Bagi saya, datang ke sini dan mengamati Tiongkok merupakan langkah strategis jangka panjang. Tujuannya adalah untuk memahami lingkungan setempat serta perubahan-perubahan yang terjadi. Mengingat Tiongkok berkembang begitu pesat, kita harus hadir di sini secara rutin," ungkapnya.
Seiring dengan terus berkembangnya skala pameran dagang ini, luas area pameran khusus sektor keuangan maupun jumlah peserta pameran dari sektor keuangan telah meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Zona khusus untuk CIPS (Cross-Border Interbank Payment System) Tiongkok hadir untuk pertama kalinya dalam acara tahun ini, bersamaan dengan area baru bagi "kekuatan produktif berkualitas baru" yang akan menampilkan inovasi teknologi tinggi terkini, termasuk di bidang-bidang mutakhir seperti kecerdasan buatan.
Lebih dari 40 acara utama promosi investasi akan diselenggarakan selama pameran berlangsung, disertai dengan hampir 100 kegiatan pendukung, termasuk temu bisnis untuk mempertemukan modal dengan proyek serta kegiatan roadshow. Salah satunya adalah platform "Cloud CIFIT" yang menghimpun berbagai proyek investasi, pembiayaan perusahaan, dan dana industri, sehingga proses mempertemukan proyek dengan modal menjadi lebih cepat berkat penggunaan perangkat digital.
Pertama kali diluncurkan pada tahun 1997, CIFIT, yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan Tiongkok, telah menjadi wadah penting untuk mendorong investasi dan memfasilitasi pembangunan global.