Shanghai, Bharata Online - Bursa Efek Beijing atau Beijing Stock Exchange (BSE) memperingati hari jadinya yang kelima pada hari Selasa (1/9). Jumlah perusahaan yang terdaftar meningkat dari 81 saat peluncuran menjadi 339, dengan total kapitalisasi pasar melampaui 850 miliar yuan (sekitar 2.236 triliun rupiah).

Seiring dengan perluasan skala, aktivitas pasar juga meningkat secara signifikan. Jumlah perusahaan dengan kapitalisasi pasar di atas 10 miliar yuan (sekitar 26,3 triliun rupiah) bertambah dari empat menjadi delapan, dan rata-rata nilai transaksi harian naik dari kurang dari 1 miliar yuan pada (sekitar 2,63 triliun rupiah) awalnya menjadi sekitar 20 miliar yuan (sekitar 52,6 triliun rupiah) saat ini.

Jumlah investor yang memenuhi syarat kini melebihi 11 juta, dan jumlah produk dana publik yang berinvestasi di BSE telah tumbuh menjadi lebih dari 3.000. Pertumbuhan ini disertai dengan partisipasi yang semakin beragam dari investor institusional.

"Investor institusional yang berpartisipasi di bursa ini cukup beragam, mencakup dana publik, dana asuransi, dana jaminan sosial, QFII, ekuitas swasta, dan perusahaan sekuritas. Kami melihat kemajuan signifikan dalam efisiensi pencatatan, likuiditas, kecepatan dan metode pembiayaan kembali, serta regulasi perdagangan," ujar Liu Jing, Kepala Analis di Shanghai Shenyin Wanguo Research and Consulting Co., Ltd.

BSE telah berkembang tidak hanya dari segi skala tetapi juga kualitas. Saat ini, lebih dari 60 persen perusahaan yang diperdagangkan di bursa tersebut merupakan perusahaan "raksasa kecil" (little giant) tingkat nasional, sebuah istilah yang merujuk pada usaha kecil dan menengah (UKM) inovatif di sektor-sektor berkembang seperti robotika, energi baru, manufaktur kelas atas, penerbangan, dan semikonduktor. Tahun ini saja, 80 persen perusahaan yang baru terdaftar di BSE adalah perusahaan "raksasa kecil".

Para analis menyatakan bahwa BSE memainkan peran kunci dalam mendukung inovasi sains-teknologi dan memperkuat rantai industri.

"Nilai inti BSE terletak pada perannya mengisi kesenjangan di 'lapisan tengah' pasar modal Tiongkok. Lebih penting lagi, bursa ini secara tepat menjadi wadah bagi UKM yang terspesialisasi dan canggih, serta menyediakan platform modal yang sesuai bagi perusahaan teknologi keras (hard-tech) tahap awal. Ini adalah sarana utama bagi pasar modal untuk mendukung inovasi sains-teknologi serta membantu memperkuat dan melengkapi rantai industri," kata Cao Senyuan, Kepala Analis BSE di Western Securities.

Semakin banyak dana yang mengalir ke sektor inovasi sains-teknologi. Selama lima tahun terakhir, BSE telah membantu usaha kecil dan menengah menggalang dana sekitar 80 miliar yuan (sekitar 210 triliun rupiah). Lebih dari 80 persen dana yang terkumpul tersebut telah disalurkan ke sektor ramah lingkungan dan rendah karbon, ekonomi digital, manufaktur peralatan kelas atas, material baru, serta bidang-bidang lainnya.