Guangzhou, Bharata Online - Pertemuan Tingkat Menteri Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) ke-32 diselenggarakan di Guangzhou, Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, pada hari Jumat (4/9).
Pertemuan yang mengusung tema "Pembangunan Berbasis Inovasi untuk Kerja Sama yang Saling Menguntungkan" ini mempertemukan para pejabat bidang UKM dari berbagai ekonomi anggota APEC, perwakilan Sekretariat APEC, serta tamu undangan lainnya, dengan fokus pembahasan pada inovasi teknologi, pemberdayaan digital, dan pembangunan inklusif.
Tiongkok telah membentuk 22 mekanisme kerja sama UKM baik secara bilateral maupun multilateral yang mencakup sekitar 50 negara, serta mengajak semua pihak, termasuk ekonomi anggota APEC, untuk bersama-sama membangun pusat kerja sama pengembangan UKM berbasis kecerdasan buatan (AI) di tingkat regional yang berpusat di Guangzhou.
Tiongkok akan menjadi tuan rumah Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC ke-33 di Kota Shenzhen, Tiongkok Selatan, pada bulan November 2026. Ini merupakan kali ketiga Tiongkok menjadi tuan rumah acara tersebut setelah Shanghai pada tahun 2001 dan Beijing pada tahun 2014.
Tahun ini merupakan "Tahun Tiongkok" bagi APEC, dengan tema "Membangun Komunitas Asia-Pasifik untuk Kemakmuran Bersama". Sekitar 300 pertemuan dan kegiatan terkait APEC akan diselenggarakan di berbagai kota di Tiongkok sepanjang tahun 2026.