CHENGDU, Bharata Online – Tiongkok telah merilis sistem tugas robot otonom pertama di dunia, yang mampu mengikuti perintah bahasa yang kompleks. "Otak super" ini telah mengatasi tantangan lama terkait ketidakmampuan robot, untuk secara mandiri melakukan pengambilan keputusan dan perencanaan di lingkungan yang tidak dikenal, memungkinkan mereka untuk beroperasi dalam skenario dunia nyata yang kompleks dan dinamis.
Science and Technology Daily pada hari Selasa menyebutkan, sistem eksekusi tugas, yang dikembangkan oleh Pusat Inovasi Robot Humanoid Chengdu, mengintegrasikan berbagai pendekatan teknis populer, termasuk model dunia dan model Visi-Bahasa-Aksi, ke dalam kerangka kerja yang terpadu. Teknologi terkait juga telah diberikan paten penemuan.
Dalam sebuah video demonstrasi, terlihat bahwa robot humanoid yang dikembangkan Chengdu, yang dilengkapi dengan sistem tersebut, menerima satu instruksi kompleks, dan kemudian secara mandiri menyelesaikan tiga sub-tugas secara berurutan. Seluruh proses tersebut tidak melibatkan kendali jarak jauh, dan tidak ada pengaturan bertahap. Semua itu menunjukkan kemampuan operasional robot yang sepenuhnya otonom.
Setelah robot humanoid meninggalkan laboratorium, memasuki lingkungan produksi dan kehidupan sehari-hari yang sebenarnya, mereka menghadapi dunia yang jauh lebih kompleks daripada lingkungan laboratorium mana pun.
Di dunia nyata, robot menghadapi pengamatan yang tidak lengkap, dinamika lingkungan yang tidak diketahui, ambiguitas semantik dalam tugas, dan faktor-faktor lainnya. Oleh karena itu, mengevaluasi apakah sebuah robot benar-benar cerdas, tidak dapat dibatasi hanya pada metrik motorik dasar seperti berdiri, berjalan, atau menggenggam, tetapi lebih jauh lagi, memeriksa kemampuan robot dalam tugas-tugas jangka panjang, termasuk antisipasi keadaan, pemilihan strategi, dan pemulihan loop tertutup. (Sumber: Global Times)