Beijing, Bharata Online - Menurut para tamu yang hadir, International Congress of Basic Science (ICBS) tahun 2026 menawarkan wadah bagi para peserta untuk mempelajari pencapaian ilmiah terkini dan mengeksplorasi terobosan di luar bidang spesialisasi mereka masing-masing.

Kongres yang resmi dibuka di Beijing pada hari Minggu itu telah menarik lebih dari 1.000 peserta, termasuk ilmuwan, peneliti, dan akademisi muda, baik dari Tiongkok maupun luar negeri. Acara ini akan berlangsung hingga 21 Agustus 2026.

Topik-topik mutakhir seperti penalaran model besar generatif (generative large-model reasoning), visi komputer, interaksi manusia-komputer, dan informasi kuantum akan menjadi sorotan utama dalam lebih dari 500 sesi akademik selama acara dua minggu tersebut, yang mencakup seluruh cabang dan arah lintas disiplin ilmu sains dasar.

Para ilmuwan internasional terkemuka telah diundang untuk memberikan kuliah dan berbagi terobosan terbaru di bidang keahlian mereka masing-masing.

"Mulai dari penelitian dasar hingga bidang terapan dan lintas disiplin, kami memantau pencapaian ilmiah paling signifikan dalam lima tahun terakhir dan mengundang pembicara yang relevan. Kecerdasan buatan (artificial intelligence) telah memberikan kontribusi besar bagi banyak bidang sains saat ini, sehingga kami juga mengundang para akademisi yang berkecimpung di bidang AI. Harapan saya, hal ini akan membantu para akademisi muda kita membangun kapasitas keilmuan berkelas dunia," ujar Shing-Tung Yau, Dekan Qiuzhen College di Universitas Tsinghua sekaligus Penerima Fields Medal.

Claire Voisin, seorang matematikawan terkemuka asal Prancis yang memiliki spesialisasi di bidang geometri aljabar dan peneliti senior di Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis (CNRS), mengatakan bahwa kongres ini menawarkan kesempatan langka untuk mengeksplorasi bidang di luar spesialisasinya sendiri.

"Biasanya saya lebih sering menghadiri konferensi khusus di bidang saya. Jadi, acara ini merupakan kesempatan untuk mempelajari hal-hal yang berbeda, dan tentu saja itu sangat bagus," kata Voisin, Peneliti Senior di Pusat Penelitian Ilmiah Nasional Prancis.

Digagas oleh Shing-Tung Yau pada tahun 2023, ICBS diselenggarakan setiap tahun dengan mengusung tema "Memajukan Sains demi Kemanusiaan" (Advancing Science for Humanity).