Beijing, Bharata Online - People's Bank of China (PBOC) pada hari Rabu (12/8) mengumumkan akan melaksanakan operasi reverse repo tenor overnight (satu hari) pada tanggal 14 Agustus serta periode 17 hingga 19 Agustus, guna memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek sistem perbankan dengan lebih baik.

Menurut bank sentral tersebut, operasi ini akan dilakukan dengan tingkat suku bunga tetap melalui mekanisme penawaran berbasis kuantitas, dengan batas nilai harian sebesar 600 miliar yuan (sekitar 1.590 triliun rupiah).

Reverse repo overnight adalah proses di mana bank sentral membeli surat berharga dari bank komersial melalui mekanisme penawaran, disertai kesepakatan untuk menjualnya kembali pada hari berikutnya.

Pada akhir Juni lalu, PBOC menambahkan instrumen ini ke dalam operasi pasar terbukanya, sebuah langkah yang bertujuan untuk semakin menyempurnakan mekanisme pengaturan suku bunga serta mendiversifikasi perangkat kebijakan moneternya.

Menurut bank sentral tersebut, instrumen baru ini dapat membantu meredam fluktuasi likuiditas sementara, meningkatkan efisiensi pengelolaan likuiditas, serta menekan biaya pendanaan bagi berbagai institusi.