Beijing, Bharata Online - Para ahli dari Barat dan Tiongkok melihat model AI sumber terbuka (open-source) semakin mendapat perhatian global karena kini mampu menyaingi sistem sumber tertutup (closed-source) dari segi teknologi, menjadikan pengembangan terbuka sebagai tren yang tak terelakkan.

Pandangan para ahli ini muncul di tengah kabar bahwa pemerintah AS sedang berupaya mengecualikan model open-weight (model dengan bobot terbuka) dari tinjauan keamanan.

Pada bulan Juni 2026, Presiden AS, Donald Trump, menandatangani perintah eksekutif yang bertujuan mengelola risiko keamanan model AI, yang memungkinkan pemerintah mendapatkan akses ke model AI tertentu hingga 30 hari sebelum peluncurannya untuk keperluan peninjauan.

Pemerintah federal AS berencana hanya memberlakukan tinjauan keamanan pada model sumber tertutup, menurut sumber yang mengetahui pertemuan tingkat tinggi di Gedung Putih pada 4 Agustus 2026, sebagaimana dilaporkan oleh media Barat. Model open-weight tidak akan dikenakan pemeriksaan tersebut, bahkan jika dikembangkan oleh perusahaan Tiongkok.

Oliver Buchmueller, seorang profesor di Imperial College London, mencatat pengalamannya baru-baru ini menggunakan Kimi dari Tiongkok dan menyoroti bahwa model sumber terbuka memberikan akses secara global.

"Saya sendiri baru saja mulai berlangganan Kimi. Banyak dari model-model tersebut adalah model sumber terbuka. Hal ini benar-benar memberikan akses bagi seluruh komunitas dan seluruh dunia," ujar Buchmueller, yang juga merupakan peneliti Senior di Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN).

Cai Yunfeng, peneliti di Beijing Institute of Mathematical Sciences and Applications (BIMSA), mengamati bahwa model sumber terbuka kini secara teknis setara dengan model sumber tertutup, dengan hanya selisih kinerja beberapa bulan saja.

"Saat ini, hampir tidak ada kesenjangan teknologi antara model sumber terbuka dan sumber tertutup, meskipun terdapat selisih kinerja sekitar tiga hingga enam bulan," kata Cai.

Joe Neeman, peneliti di Machine Learning Lab, University of Texas at Austin, berpendapat bahwa bahkan model sumber tertutup yang dominan tidak dapat menghentikan laju pengembangan terbuka yang tak terelakkan.

"Sekalipun ada satu perusahaan yang sangat sukses dan kaya raya yang mempertahankan model tertutup, dunia ini terlalu luas. Dan menurut saya, pada akhirnya pengembangan terbuka adalah sesuatu yang tak terelakkan," ujar Neeman.