Beijing, Bharata Online - Menurut data bea cukai terbaru, perdagangan antara Tiongkok dan India mencapai 862,65 miliar yuan (sekitar 2.265 triliun rupiah) dalam delapan bulan pertama tahun ini, meningkat 17,8 persen secara tahunan.

Data tersebut menunjukkan bahwa ekspor Tiongkok ke India naik 15,4 persen menjadi 743,78 miliar yuan (sekitar 1.953 triliun rupiah), sementara impor dari India melonjak 35,7 persen menjadi 118,86 miliar yuan (sekitar 312 triliun rupiah).

Produk mekanis dan elektrikal tetap menjadi andalan ekspor Tiongkok ke India, sedangkan impor India atas komoditas curah tradisional, seperti bijih logam, mencatatkan pertumbuhan yang kuat.

Data bea cukai mengenai pertumbuhan perdagangan Tiongkok-India itu muncul saat New Delhi bersiap menjadi tuan rumah KTT BRICS ke-18 pada akhir pekan ini.

Diluncurkan pada tahun 2009, BRICS telah berkembang hingga mencakup 11 negara anggota penuh dan 10 negara mitra yang mewakili pasar negara berkembang utama serta ekonomi berkembang di seluruh dunia.