Beijing, Bharata Online - Tiongkok akan mengoordinasikan upaya pencegahan risiko, memperkuat regulasi, dan mendorong pembangunan berkualitas tinggi selama periode Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030), demikian disampaikan oleh Cong Lin, Wakil Kepala Administrasi Regulasi Keuangan Nasional Tiongkok, dalam konferensi pers di Beijing pada hari Rabu (9/9).
Berbicara dalam rangkaian konferensi pers mengenai dimulainya Rencana Lima Tahun ke-15, Cong memaparkan prioritas kerja sektor keuangan dalam tiga bidang.
"(Terkait pencegahan risiko), otoritas keuangan akan secara tegas, sistematis, dan efektif mengatasi risiko yang terkait dengan lembaga keuangan kecil dan menengah di daerah, serta secara teguh menjaga batas pertahanan agar tidak terjadi keruntuhan sistemik. Upaya akan difokuskan pada pengurangan jumlah dan peningkatan kualitas lembaga-lembaga tersebut serta optimalisasi tata letak mereka. Kampanye yang lebih luas untuk memerangi aktivitas keuangan ilegal akan diperdalam demi melindungi tabungan masyarakat," ujarnya.
"Mengenai penguatan regulasi, kami akan bergerak lebih cepat untuk memperkuat kerangka hukum sektor keuangan, menyempurnakan kerangka regulasi yang dikategorikan dan bertingkat, serta secara mantap mendorong penerapan regulasi yang dibedakan (sesuai karakteristik lembaga)," kata Cong.
"(Terkait dorongan pembangunan berkualitas tinggi), kami akan semakin meningkatkan dukungan bagi strategi-strategi utama, bidang-bidang penting, dan sektor-sektor yang masih lemah, serta memperkuat dukungan keuangan untuk konsumsi, investasi, stabilitas dunia usaha dan lapangan kerja, maupun inovasi sains dan teknologi. Pembiayaan akan diperkuat untuk strategi nasional utama dan pembangunan kapasitas keamanan di bidang-bidang krusial, dengan prioritas diberikan pada proyek-proyek utama dalam Rencana Lima Tahun ke-15. Kami akan terus meningkatkan layanan keuangan komprehensif untuk membantu menstabilkan perdagangan luar negeri," tambahnya.