Zhuhai, Bharata Online - Struktur utama anjungan pengolahan minyak mentah lepas pantai terbesar di Asia, yaitu anjungan Huizhou 19-6, telah rampung tahap pemasangan struktur utamanya (topped out) pada hari Sabtu (22/8) di Kota Zhuhai, Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, setelah hampir satu tahun masa konstruksi.

Anjungan Huizhou 19-6 merupakan anjungan pengolahan minyak mentah berlantai tiga dengan delapan kaki penyangga. Struktur bagian atasnya (topside) memiliki ketinggian sekitar 85 meter, setara dengan gedung hunian 30 lantai, dan mencakup area seluas hampir 13 lapangan bola basket standar. Anjungan ini memiliki bobot rancangan floatover (metode pemasangan dengan mengapungkan struktur ke posisi akhir) sekitar 29.000 ton.

"Operasi pengangkatan ini setara dengan mengangkat bangunan baja setinggi empat lantai yang membentang seluas hampir lima lapangan bola basket melintasi udara. Sebagai operasi pengangkatan tunggal terberat dengan tingkat kesulitan konstruksi tertinggi sejak dimulainya operasional Pangkalan CNOOC Zhuhai, operasi ini menuntut standar yang sangat tinggi terkait koordinasi derek (crane), ukuran modul, dan pengendalian titik berat," ujar Wang Changlin, Manajer Konstruksi Anjungan Huizhou 19-6.

Mengingat karakteristik peralatan rekayasa lepas pantai yang berskala masif dan terdiri dari banyak modul, tim proyek secara inovatif menerapkan teknik perakitan dek multi-zona dan proses pengangkatan terintegrasi. Langkah ini mengurangi jumlah pengangkatan perakitan dek dari semula 30 kali menjadi hanya 10 kali, serta mencapai tingkat konstruksi terintegrasi lebih dari 90 persen.

"Layaknya permainan 'balok susun' dengan modul sebagai unit dasarnya, kami memindahkan sebagian pekerjaan perakitan rumit yang seharusnya dilakukan di ketinggian ke permukaan tanah; hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi konstruksi, tetapi juga memperbaiki kualitas konstruksi serta kondisi keselamatan kerja," jelas Wei Kongwei, Manajer Konstruksi Proyek Pengembangan Cekungan Muara Sungai Mutiara (Pearl River Estuary) Bagian Timur di bawah naungan CNOOC Cabang Shenzhen.

Setelah rampungnya struktur utama, proyek ini akan memasuki tahap berikutnya, yang mencakup pemasangan pipa, pemasangan kabel, dan uji coba operasional (commissioning) peralatan.

Anjungan ini akan melayani ladang minyak Huizhou 19-6, ladang minyak lepas pantai berskala besar pertama di Tiongkok dengan cadangan melebihi 100 juta ton yang ditemukan dalam formasi batuan klastik di perairan dalam hingga sangat dalam (ultra-deep).

Setelah beroperasi pada bulan September 2027, anjungan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan ladang minyak tersebut secara efisien serta memperkuat ketahanan pasokan energi Tiongkok.