Beijing, Bharata Online - Hujan deras mengguyur beberapa wilayah Tiongkok pada hari Minggu (2/8), menyebabkan genangan air, mengganggu lalu lintas, dan merusak fasilitas kereta api.

Ibu kota Beijing mengalami curah hujan yang tidak merata pada Minggu (2/8) sore, dengan curah hujan rata-rata mencapai 10,1 milimeter di wilayah perkotaan pusat hingga pukul 16:00.

Hujan deras menyebabkan genangan air di beberapa lokasi di seluruh kota, mengakibatkan banyak kendaraan terendam.

Pihak berwenang setempat segera bertindak untuk mengeringkan area yang tergenang air guna melindungi kendaraan dan memastikan lalu lintas yang aman dan lancar.

Otoritas cuaca memperkirakan bahwa Beijing akan terus mengalami hujan selama dua hari ke depan.

Di Kota Neijiang, Provinsi Sichuan, Tiongkok Barat Daya, hujan terus-menerus telah meningkatkan permukaan air di sungai-sungai setempat.

Pada Minggu (2/8) sore, permukaan air di Sungai Qiuxi melebihi batas peringatan, menyebabkan genangan air di Kota Falun terdekat, membanjiri beberapa toko dan memaksa evakuasi warga setempat.

Hingga Minggu (2/8) malam, permukaan air di Sungai Qiuxi secara bertahap surut, dan genangan air telah mereda, menurut pihak berwenang setempat.

Di Provinsi Heilongjiang, Tiongkok Timur Laut, sungai-sungai yang meluap di sepanjang jalur kereta api Suihua-Jiamusi setempat menyebabkan kerusakan pada berbagai fasilitas pada hari Minggu (2/8).

Sebelum hujan, operator kereta api setempat telah menangguhkan layanan kereta api di jalur tersebut berdasarkan peringatan dini dari departemen meteorologi.

Mereka kini telah mengaktifkan rencana tanggap darurat, dan mengerahkan personel, material, dan mesin besar untuk memperbaiki fasilitas yang rusak.