Xinjiang, Bharata Online - Padang rumput luas di Kabupaten Tekes, Daerah Otonom Xinjiang Uygur di Tiongkok Barat Laut—salah satu pusat produksi ternak utama Tiongkok—mengalami panen jerami yang melimpah pada musim panas ini, sehingga menjamin pasokan pakan musim dingin yang penting bagi ternak setempat.

Saat ini, armada terpadu yang terdiri dari mesin pemotong rumput, penggaruk, dan mesin pemadat jerami (baler) beroperasi melintasi lebih dari 20.000 hektare padang rumput alami di Tekes, seiring dengan beralihnya metode panen tahunan dari penggunaan sabit tradisional ke mesin modern yang sangat efisien.

Panen ini merupakan kunci untuk menjaga kesejahteraan ternak selama bulan-bulan musim dingin yang keras serta mendukung mata pencaharian komunitas penggembala di wilayah tersebut. Bagi para penggembala setempat, hasil panen tahun ini sangat memuaskan.

"Tahun ini, saya telah memanen lebih dari 100 mu (sekitar 6,7 hektare) lahan padang rumput dan menghasilkan lebih dari 1.000 bal jerami. Jerami ini akan menjadi pakan musim dingin bagi ternak kami. Kini setiap proses dilakukan secara mekanis, yang sangat memudahkan kehidupan kami sebagai penggembala," ujar seorang penggembala setempat.

Terletak di bagian selatan Lembah Sungai Ili, Kabupaten Tekes merupakan salah satu pusat penggembalaan utama di lembah tersebut, dengan area pemotongan rumput alami yang mencakup lebih dari 20.000 hektare.

Untuk memastikan panen jerami dilakukan pada waktu yang tepat demi hasil dan nilai nutrisi yang optimal, pemerintah setempat telah mengerahkan lebih dari 200 unit mesin dan menerapkan strategi panen berbasis zona, dimulai dari padang rumput di dataran rendah dan secara bertahap beralih ke wilayah dataran yang lebih tinggi.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Tekes terus memperbaiki ekologi padang rumputnya melalui serangkaian langkah konservasi. Kabupaten ini telah melaksanakan berbagai inisiatif seperti rehabilitasi lahan penggembalaan, penggembalaan musiman, dan pengelolaan keseimbangan antara pakan hijauan dan jumlah ternak. Upaya-upaya itu telah secara signifikan meningkatkan pemanfaatan lahan penggembalaan yang berkelanjutan serta berkontribusi pada pemulihan ekosistem padang rumput setempat.

Panen jerami di sebagian besar wilayah Xinjiang diperkirakan akan rampung pada akhir Agustus 2026, sementara kegiatan di padang rumput pegunungan dataran tinggi akan terus berlangsung hingga awal September tahun ini.