BEIJING, Bharata online - Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, menulis di platform media sosial X, "Tiongkok itu luar biasa. Saya sangat menganjurkan orang-orang untuk berkunjung."
Ibunya, Maye Musk, me-retweet unggahan tersebut, dan menyetujui pendapat putranya: "Saya setuju. Setiap kota memiliki pesonanya sendiri dengan berbagai situs budaya yang bisa dilihat. Bangunan dan jalanan bersih dan terawat dengan baik. Selain itu, orang-orangnya sopan, pekerja keras, dan penuh hormat. Saya merasa aman, jadi saya menikmati perjalanan ke Tiongkok."
Ini bukan kali pertama Maye Musk mendorong orang untuk mengunjungi Tiongkok. Dalam beberapa tahun terakhir, ia telah mengunjungi berbagai kota di negara tersebut, termasuk Guangzhou, Xiamen, Chengdu, Suzhou, Huzhou, Shanghai, Beijing, Hangzhou, Wuhan, Zhuhai, dan Wuxi. Ia telah beberapa kali secara terbuka menyatakan kekagumannya terhadap negara tersebut. Dalam sebuah unggahan X pada Oktober 2025, ia menulis, "Tiongkok sangat maju dalam hal jalan raya, terowongan, bangunan, infrastruktur, dan pelabuhan. Selalu terkesan setiap kali saya berkunjung."
Pujian dari Elon Musk dan ibunya datang ketika Tiongkok menyaksikan peningkatan signifikan jumlah pengunjung asing tahun ini.
Menurut Administrasi Imigrasi Nasional, jumlah warga negara asing yang masuk mencapai 22,91 juta pada semester pertama tahun 2026, meningkat 20,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Di antara mereka, warga negara asing yang masuk berdasarkan kebijakan bebas visa mencapai 17,82 juta, naik 30,6% dibandingkan tahun sebelumnya.
Survei global terbaru dari Pew Research Center menunjukkan bahwa persepsi internasional terhadap Tiongkok mengalami peningkatan yang signifikan.
Unggahan Elon Musk tersebut merupakan tanggapan terhadap podcast ARK Invest, yang diproduksi oleh sebuah perusahaan investasi, berjudul "Tesla mungkin tidak lagi membutuhkan Tiongkok." [CGTN]