Wuhan, Bharata Online - Kulkas umum berisi air minum gratis di Kota Wuhan, Tiongkok Tengah, telah menjadi simbol kepedulian warga. Penduduk setempat terus mengisinya kembali demi memastikan para pekerja lapangan tetap terhidrasi.

Ditempatkan di sudut-sudut jalan, 'kulkas ramah' ini menyediakan air minum kemasan bagi petugas kebersihan, kurir pengantar barang, dan pekerja lain yang sibuk menjalankan tugas di bawah terik matahari.

Petugas komunitas rutin datang untuk merapikan dan mengisi ulang kulkas tersebut, namun mereka mendapati hal tak terduga: persediaan air justru bertambah, bukannya berkurang.

"Kami menyadari jumlah air di kulkas kami malah bertambah. Kami sangat terkejut. Saya terus bertanya-tanya, bagaimana mungkin jumlah airnya justru meningkat?" ujar Liu Shanshan, seorang petugas komunitas di Distrik Hanyang, Wuhan.

Rekaman kamera pengawas umum membantu memecahkan misteri tersebut, mengungkap asal-usul tambahan air sekaligus memperlihatkan semangat kebersamaan yang mengharukan.

Ternyata, banyak orang memilih untuk mengisi kembali kulkas tersebut setelah mengambil air minum di dalamnya. Sebagian warga memesan melalui aplikasi ponsel dengan mencantumkan lokasi kulkas sebagai alamat pengiriman. Ada pula yang secara sukarela menjaga ketersediaan stok dengan membeli dan menambahkan botol-botol baru saat mereka melintas.

"Saat sedang lewat, saya melihat kurir mengambil air. Cuacanya sangat panas, sementara para kurir dan petugas kebersihan bekerja sangat keras. Jadi, saya membeli dua dus air dan memasukkannya ke dalam kulkas," kata Huang Hanjun, seorang warga setempat.

"Setelah beberapa kali mengambil air, saya berpikir untuk membawa persediaan sendiri dan menaruhnya di kulkas. Saya ingin meneruskan kebaikan dan kehangatan ini," ujar Wang Jiaping, seorang kurir lokal.

Inisiatif ini bermula dari sebuah mesin penjual otomatis yang dipasang oleh pemilik toko setempat yang dermawan tahun lalu. Mesin tersebut menjual mi instan dan air kemasan dengan harga simbolis hanya 0,01 yuan per item, sekaligus menyediakan air matang gratis bagi para pekerja lapangan.

Dinas tata kota setempat dan sejumlah perusahaan kemudian turut serta dalam inisiatif ini, mengembangkan gagasan tersebut dari satu mesin penjual otomatis menjadi pemasangan kulkas berisi air minum gratis di berbagai lokasi di seluruh penjuru kota.

Kini terdapat 14 kulkas semacam itu di pusat kota Wuhan, dengan semakin banyaknya warga yang turut berperan menjaga ketersediaan stok air di dalamnya.

"Kami sangat berterima kasih kepada mereka. Sangat mudah bagi kami untuk mendapatkan air minum kapan pun kami membutuhkannya," ujar Hu Min, seorang petugas kebersihan setempat.