Beijing, Bharata Online - Seorang pejabat kementerian transportasi mengatakan pada hari Rabu (26/8) bahwa Tiongkok akan memanfaatkan Rencana Lima Tahun ke-15 (periode 2026–2030) untuk memperluas jaringan transportasi nasional serta mendorong mobilitas yang lebih cerdas dan ramah lingkungan.
Prioritas-prioritas tersebut dipaparkan pada pembukaan Pameran Internasional Teknologi dan Peralatan Transportasi ke-18 yang berlangsung selama tiga hari di Beijing.
Selama periode rencana lima tahun sebelumnya, Tiongkok telah merampungkan 91 persen dari rencana pembangunan tulang punggung transportasi nasional, yang mencakup koridor utama jalan raya, jalur kereta api, dan jalur perairan.
Saat ini, negara tersebut memiliki hampir 200.000 kilometer jalan bebas hambatan (jalan tol), lebih dari 50.000 kilometer jalur kereta cepat, dan 18.500 kilometer jalur perairan pedalaman berkualitas tinggi. Delapan dari sepuluh pelabuhan terbesar di dunia juga terletak di Tiongkok.
Berbagai proyek besar juga telah menghasilkan kemajuan dalam bidang rekayasa transportasi, termasuk Penghubung Shenzhen-Zhongshan, sebuah koridor transportasi lintas laut di provinsi Guangdong (wilayah selatan), serta Kanal Pinglu di Daerah Otonom Guangxi Zhuang.
Kemajuan pesat dalam kecerdasan buatan (AI) dan teknologi mutakhir lainnya sedang mengubah wajah industri transportasi global. Selama periode 2026–2030, Tiongkok berencana mengalihkan model pertumbuhan sektor ini menuju perbaikan struktural, penerapan teknologi cerdas dan digital, serta pembangunan yang lebih ramah lingkungan.
"Selama periode Rencana Lima Tahun ke-15, kami akan berfokus membangun jaringan transportasi nasional yang modern dan berkualitas tinggi. Kami akan mendorong integrasi yang lebih luas, meningkatkan aspek keselamatan, mempercepat peningkatan teknologi cerdas dan digital, serta memajukan transisi hijau, sembari membangun infrastruktur, teknologi, manajemen, dan layanan berkelas dunia. Upaya-upaya ini akan membantu mempercepat transformasi Tiongkok menjadi kekuatan utama di bidang transportasi," ujar Wakil Menteri Transportasi Tiongkok, Wang Gang.
Pasar Tiongkok yang sangat luas serta tingginya permintaan akan penerapan teknologi akan menciptakan lebih banyak peluang untuk menguji dan mengembangkan skala inovasi transportasi baru, yang berpotensi memacu terobosan teknologi serta melahirkan perusahaan-perusahaan yang berdaya saing global di sektor ini.