BEIJING, Bharata Online - Presiden Tiongkok Xi Jinping telah memerintahkan upaya maksimal untuk mencari dan menyelamatkan orang-orang yang hilang, setelah tanah longsor di Nepal menyebabkan jatuhnya korban jiwa, di pelabuhan perbatasan Gyirong, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya, pada Rabu pagi.
Xi menyerukan upaya untuk mengevakuasi warga yang berisiko, dan memberikan perawatan medis segera bagi korban luka guna meminimalkan jumlah korban.
Ia mengeluarkan instruksi tersebut setelah tanah longsor melanda pelabuhan di Kabupaten Gyirong, dan mengakibatkan banyak korban jiwa.
Hingga Rabu malam pukul 20.00, tercatat tiga orang tewas dan 265 orang lainnya hilang, menurut pusat komando di lokasi kejadian. Pihak berwenang masih melakukan verifikasi jumlah korban.
Dalam instruksinya, Xi menekankan perlunya memperkuat pemantauan dan peringatan dini, memastikan operasi penyelamatan dilakukan secara ilmiah, serta mewaspadai bencana susulan.
Mengingat Tiongkok saat ini berada dalam periode kritis pengendalian banjir, ia mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait, untuk bersiap menghadapi skenario terburuk dan situasi ekstrem, menerapkan langkah-langkah pencegahan banjir dan topan secara menyeluruh, serta meningkatkan upaya identifikasi dan penanganan potensi risiko dan bahaya.
Ia menuntut tindakan tegas untuk mencegah bencana dan kecelakaan besar maupun katastropik, serta melindungi nyawa dan harta benda masyarakat. (Sumber : Dewan Negara)