Zhejiang, Bharata Online - Petugas pemadam kebakaran di Provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur, bekerja sepanjang waktu pada hari Selasa (11/8) untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir akibat hujan terus-menerus yang dipicu oleh Topan Dolphin yang melanda sejumlah kota di provinsi tersebut.

Pada Selasa (11/8) dini hari, lalu lintas terganggu akibat hujan deras di kawasan tambak budidaya perairan di Kabupaten Sanmen, dan empat orang terjebak di area yang terendam banjir.

Meskipun arus air deras dan jarak pandang terbatas dalam kegelapan, petugas pemadam kebakaran menerjang air dan berhasil mengevakuasi warga yang terjebak ke tempat aman sebelum air pasang naik.

Pada saat yang sama, petugas pemadam kebakaran bergegas menuju Desa Daotou di kabupaten tersebut yang terendam banjir, lalu mengevakuasi seorang ibu yang baru melahirkan beserta bayinya yang berusia 15 hari, serta seorang lansia berusia 95 tahun dengan bantuan perahu karet.

Di Kota Praja Xitang, Kabupaten Jiashan, aliran balik air sungai menyebabkan banjir parah di sebuah desa, sehingga banyak warga setempat terjebak, termasuk dua orang lanjut usia. Petugas pemadam kebakaran menerjang air menuju rumah mereka dan mengevakuasi mereka sebelum fajar.

Di Kota Praja Ganyao, dua orang lanjut usia, termasuk seorang yang bergantung pada ventilator untuk pasokan oksigen, terjebak di dalam rumah mereka.

Petugas pemadam kebakaran menggendong para lansia tersebut di punggung mereka sembari memastikan peralatan pasokan oksigen tetap berfungsi normal. Mereka berjalan perlahan menerjang air dan akhirnya berhasil memindahkan para lansia itu ke tempat yang aman.

Selain itu, hujan terus-menerus di provinsi tersebut juga menyebabkan situasi berbahaya seperti pohon tumbang, gangguan lalu lintas, jalanan terendam banjir, serta kerusakan pada peralatan pasokan listrik dan air.

Menanggapi hal tersebut, otoritas setempat melakukan berbagai tindakan seperti pembuangan air banjir, pembersihan jalan, dan perbaikan darurat fasilitas, sehingga secara bertahap memulihkan aktivitas produksi dan kehidupan warga setempat.