Pereira, Bharata Online - Segera setelah gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,5 melanda Kolombia, perusahaan Tiongkok SANY Heavy Industry mengerahkan alat berat dan tim teknis untuk mendukung pembersihan puing serta operasi pencarian dan penyelamatan.
Menurut data yang dirilis oleh Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) pada hari Minggu (16/8), gempa tersebut mengguncang berbagai kota di wilayah barat Kolombia pada tanggal 10 Agustus 2026 pukul 07.34 waktu setempat, menyebabkan sedikitnya 294 orang tewas, 3.935 orang terluka, dan 320 orang hilang.
Gempa bumi itu merobohkan bangunan dan memutus akses jalan utama, dengan kota Pereira menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak.
Sejak hari pertama bencana, ekskavator dan loader buatan Tiongkok telah bekerja bahu-membahu dengan tim penyelamat setempat untuk menyingkirkan puing-puing dan mendukung upaya pencarian korban selamat.
Salah satu karyawan SANY yang pertama kali merespons situasi ini adalah José Castro, seorang Manajer Layanan Purnajual SANY Kolombia berusia 42 tahun. Berbasis di Bogotá, Castro mengetahui bahwa bandara yang melayani wilayah terdampak bencana telah rusak dan ditutup. Ia kemudian menempuh perjalanan darat selama tujuh jam menuju Pereira untuk bergabung dalam operasi bantuan.
"Begitu kami mengetahui adanya kebutuhan mendesak akan alat berat di wilayah terdampak, kami berangkat dari Bogotá dan mengerahkan teknisi dari berbagai penjuru negeri," ujarnya.
Pejabat manajemen bencana setempat juga menyoroti peran krusial mesin-mesin yang disediakan oleh pihak Tiongkok serta bantuan internasional dalam upaya penyelamatan dan pemulihan.
"Alat berat sangatlah krusial. Awalnya, alat-alat tersebut digunakan untuk mencari dan menyelamatkan korban yang selamat serta mengevakuasi jenazah korban. Alat berat juga sangat penting untuk membersihkan puing-puing. Bantuan internasional sangatlah vital bagi kami, dan kami sangat berterima kasih karenanya. Kami benar-benar merasakan solidaritas dari komunitas internasional," kata Diana Ramirez, Pejabat di Biro Manajemen Risiko Bencana Risaralda.